22 Anak Jalani Diversi Hukuman dengan Kerja Sosial di Pondok Lansia Baitul Miftahul Jannah

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu anak yang menjalani diversi hukuman tengah melakukan aksi sosial di pondok lansia Baitul Miftahul Jannah. SP/Lestariono
Salah satu anak yang menjalani diversi hukuman tengah melakukan aksi sosial di pondok lansia Baitul Miftahul Jannah. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar – Aksi unjuk rasa yang berujung ricuh pada akhir Agustus lalu mengakibatkan sejumlah remaja harus menjalani sanksi diversi hukuman (tidak di hukum badan/dikenakan hukuman karena masih di bawah umur).

Dan untuk sanksi diversi hukuman, para remaja yang berjumlah 22 orang itu melakukan kerja sosial di Pondok Lansia Baitul Miftahul Jannah di Kelurahan Dandong Kec Srengat Kabupaten Blitar pada Minggu (5/10).

Adapun kerja sosial yang dilakukan diantaranya membersihkan kamar-kamar yang dihuni lansia, membersihkan kamar mandi, memandikan para lansia, memotong kuku hingga memijat tubuh.

Untuk diketahui, penghuni pondok lansia berjumlah 39 orang yang rata-rata berusia 70 tahun ke atas. Para lansia yang tinggal di pondok lansia memiliki kondisi yang berbeda-beda karena usianya yang sudah tua. Dan mereka berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.

"Jumlah penghuni ada 39 lansia yang rata rata usia 70 sampai 82, sedang asal usul mereka ada yang dari luar Blitar, seperti Jepara, Kalimantan, bahkan dari Sumatra, datang  nya ada yg di bawa orang luar, di titipkan ke sini (Pondok Lansia) dan paling lama ada 11 kakek kakek, yaa sekitar 7 tahunan, Pondok Baitul Miftahul Jannah ini berdiri sejak tahun 2018, setiap harinya kita dan keluarga yang merawat juga ada relawan yang membantu untuk merawatnya, Alhamdulillah ini dari Polres Blitar Kota memberi sumbangan bahan pokok dan belasan kotak pampers, bahkan ikut membersihkan ruangan dan kamar mandi,terima kasih Pak Polres Blitar Kota," ungkap Pengasuh Pondok Lansia Muhamad Ma'aruf pada wartawan.

Sementara Kanit PPA  Satreskrim Polres Blitar Kota Aiptu Diar Swatika mengatakan, para anak-anak yang menjalani sanksi diversi hukuman akan melakukan kegiatan sosial setiap Minggu, sementara hari lain (Senin-Sabtu) mereka masuk sekolah seperti biasanya.

"Setelah dalam proses hukum, ke 22 anak anak ini karena di bawah umur (14-16) akhirnya dikenakan Diversi, bukan hukuman kurungan badan, dan ini dilaksanakan sejak 26 September sampai 28 Oktober kedepannya, dengan pola kerja sosial, dan keagamaan, hari ini kita laksanakan kegiatan dengan jenis bersih bersih kamar mandi, bersih-bersih kamar lansia dan membersihkan lingkungan Pondok Lansia, bahkan menyuapi mereka, mengganti baju kakek kakek, habis dari ini.. kita kembali ke polres, ajak sholat ashar, bersih bersih masjid Aulia, lanjut maghrib berjamaah, dan diberi tausiyah, terus pulang, ada yang dijemput keluarganya, dan ada yang diantar anggota yang tidak di jemput keluarganya, rata rata mereka warga kota Blitar," terang Aiptu Diar sebelum kegiatan di akhiri. Les

Berita Terbaru

Anggaran Rp900 Juta, Pemkab Jombang Matangkan Lapak Sementara Pasar Cukir

Anggaran Rp900 Juta, Pemkab Jombang Matangkan Lapak Sementara Pasar Cukir

Rabu, 04 Nov 2026 12:24 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Guna mematangkan pembangunan lapak semipermanen Pasar Cukir, Kecamatan Diwek, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang mulai…

Siaga Bencana Hidrometeorologi, Kapolres Lumajang Tegaskan Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Siaga Bencana Hidrometeorologi, Kapolres Lumajang Tegaskan Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Rabu, 04 Nov 2026 12:21 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:21 WIB

SURABAYAPAGI.com,Lumajang – Polres Lumajang Polda Jatim menggelar Apel Siaga Tanggap Bencana Hidrometeorologi di halaman Mapolres Lumajang, Selasa (…

PWPM Institute 2026: Fokus Literasi Politik, Kebijakan Publik dan Penganggaran Daerah

PWPM Institute 2026: Fokus Literasi Politik, Kebijakan Publik dan Penganggaran Daerah

Rabu, 04 Nov 2026 12:19 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur menggelar PWPM Institute 2026, program pengembangan kapasitas kader yang b…

Peringati Hari Lanjut Usia 2026, Pemkab Sidoarjo Komitmen Wujudkan Kesejahteraan Lewat Program "Lansia Tangguh"

Peringati Hari Lanjut Usia 2026, Pemkab Sidoarjo Komitmen Wujudkan Kesejahteraan Lewat Program "Lansia Tangguh"

Rabu, 04 Nov 2026 12:06 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo dan Komisi Daerah Lanjut Usia (Komda Lansia) Sidoarjo…

Penjualan Anjlok 50 Persen, Buntut Harga Tepung di Pasar Among Tani Meroket

Penjualan Anjlok 50 Persen, Buntut Harga Tepung di Pasar Among Tani Meroket

Rabu, 04 Nov 2026 11:48 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 11:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Melihat fenomena kenaikan komoditas harga tepung mulai membebani pedagang dan konsumen di Pasar Induk Among Tani, Kota Batu. Pedagang…

Sebelas Kali Banjir Bakal Ancam Kabupaten Malang Jelang Musim Hujan 2026

Sebelas Kali Banjir Bakal Ancam Kabupaten Malang Jelang Musim Hujan 2026

Rabu, 04 Nov 2026 11:35 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sejak Januari hingga November, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat 11 kali di tujuh kecamatan…