150 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Pasuruan Ditargetkan akan Beroperasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan acara yang mempertemukan pengurus KDMP dan BUMN. SP/PSR
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan acara yang mempertemukan pengurus KDMP dan BUMN. SP/PSR

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan mulai menggerakkan mesin ekonomi di tingkat akar rumput.

Hingga akhir Desember nanti, ditargetkan 150 koperasi di desa dan kelurahan sudah aktif beroperasi dengan dukungan skema pinjaman modal berbasis jaminan dana desa dan dana transfer kelurahan.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat perputaran ekonomi desa serta mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bantuan pemerintah.

Target 150 koperasi itu menjadi langkah awal dari total 341 koperasi desa dan 24 koperasi kelurahan yang sudah terbentuk di 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Pasuruan Tri Agus Budiharto menjelaskan, program ini diharapkan bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal, sekaligus membangun budaya mandiri di tingkat desa.

Saat ini, baru satu koperasi yang sudah lebih dahulu berjalan dengan sistem serupa, yakni Koperasi Merah Putih Desa Wonokerto, Sukorejo.

Hanya saja, koperasi tersebut mengakses modal dengan jaminan sertifikat kepala desa.

“Itu sah-sah saja, tetapi negara mengatur mekanisme yang lebih aman,” ujarnya, kemarin (17/10).

Aturan dimaksud tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) RI Nomor 40/2025 dan Permendes RI Nomor 10/2025.

Dua regulasi itu, memberikan payung hukum bagi koperasi berbasis desa, untuk menggunakan sebagian dana desa maupun dana transfer kelurahan sebagai jaminan pinjaman modal.

Tri Agus menambahkan, mekanisme tersebut disusun agar pengelolaan dana desa dan dana transfer kelurahan lebih produktif.

Tanpa mengorbankan keamanan anggaran. Masing-masing desa dan kelurahan, bisa mengalokasikan 30 persen anggaran untuk jaminan pinjaman modal.

“Kalau ada kredit macet, dana desa atau dana transfer kelurahan yang dijaminkan bisa digunakan untuk menutup risiko pinjaman modal itu sendiri. Tapi kalau koperasinya sehat, mereka wajib menyalurkan 20 persen dari keuntungan kepada desa sebagai bentuk kontribusi balik,” jelasnya.

Menurutnya, kebijakan ini bukan sekadar bantuan modal, melainkan dorongan untuk membangun tanggung jawab kolektif dan budaya ekonomi gotong royong di tingkat desa.

Kalau sistemnya berjalan baik, desa tidak lagi menunggu bantuan. Mereka bisa berputar sendiri, mandiri, dan menghidupi warganya,” pungkas Tri Agus. Ps-01

Berita Terbaru

Lewat Program Bongkar Ratoon, Pemkab Tulungagung Genjot Produktivitas Tebu

Lewat Program Bongkar Ratoon, Pemkab Tulungagung Genjot Produktivitas Tebu

Kamis, 08 Okt 2026 11:25 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Salah satu strategis dalam membantu petani meningkatkan hasil panen sekaligus mendukung swasembada gula nasional, Pemerintah…

Cegah Super Flu, Dinkes Kota Madiun Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan

Cegah Super Flu, Dinkes Kota Madiun Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan

Kamis, 08 Okt 2026 11:19 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 11:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya dalam mencegah penularan penyakit super flu atau varian influenza A H3N2 subclade K, Dinas Kesehatan (Dinkes-PPKB)…

Penuhi Kebutuhan Bapok, Pemkot Surabaya Gencarkan GPM di Tengah Kemarau Panjang

Penuhi Kebutuhan Bapok, Pemkot Surabaya Gencarkan GPM di Tengah Kemarau Panjang

Kamis, 08 Okt 2026 10:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memenuhi kebutuhan bahan pokok sekaligus menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok (bapok) di tengah…

Sidang Wire Rope PT BPI: Fakta SNI dari Pemasok Bertemu Isu Batas Kriminalisasi

Sidang Wire Rope PT BPI: Fakta SNI dari Pemasok Bertemu Isu Batas Kriminalisasi

Kamis, 08 Okt 2026 10:41 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 10:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Persidangan perkara perdagangan wire rope atau tali baja yang menjerat Direktur Utama PT Bentang Persada Internusa (BPI), Santoso U…

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Di tengah pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencapai 5,72% pada triwulan II 2026[1], kebutuhan untuk mengelola kekayaan secara adaptif dan…

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.com - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan bahwa sejumlah badan usaha milik…