Masuki Puncak Musim Penghujan, PUPR Jombang Intens Lakukan Normalisasi Sungai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Normalisasi saluran air di Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, untuk mencegah banjir menggunakan alat berat, antisipasi banjir di musim penghujan. SP/ JBG
Normalisasi saluran air di Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, untuk mencegah banjir menggunakan alat berat, antisipasi banjir di musim penghujan. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menjelang puncak musim penghujan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Jombang intens melakukan normalisasi sungai dan saluran air di sejumlah titik rawan banjir. Pasalnya, luapan banjir tersebut biasanya merendam permukiman serta lahan pertanian warga.

Sehingga, menindaklanjuti sekaligus antisipasi tersebut, PUPR Jombang melakukan langkah antisipatif tersebut untuk mengurangi potensi genangan dan kerugian yang kerap dialami warga saat curah hujan tinggi.

Salah satu lokasi yang menjadi prioritas adalah Afvoer Watudakon di Kecamatan Kesamben. Saluran ini berperan penting dalam mengalirkan air hujan, namun kerap meluap dan menyebabkan banjir yang merendam permukiman serta lahan pertanian warga.

“Kami tidak menunggu banjir datang. Normalisasi sungai dan afvoer adalah program prioritas kami jelang musim hujan. Untuk Afvoer Watudakon, kami sudah menormalisasi sisi kanannya sepanjang tiga kilometer, dari Dusun Jungkir hingga Dusun Watudakon,” jelas Mu’alim, Juru Pengairan UPT PSDA Kecamatan Kesamben, Minggu (02/11/2025).

Lebih lanjut, penanganan normalisasi sungai tersebut dikerjakan secara kolaboratif dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas untuk mempercepat proses pengerjaan dan memastikan hasil yang optimal, sejak 18 Oktober lalu.

Diketahui, normalisasi tidak hanya dilakukan di Afvoer Watudakon, tetapi juga di sejumlah titik lain yang rawan banjir. Selain Afvoer Watudakon, terdapat empat saluran lain yang turut dinormalisasi, yakni Afvoer Besuk, Afvoer Sukorejo, Afvoer Pilang Hilir, dan Kali Kulak. 

Dan program ini bukan pekerjaan musiman, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang untuk memperkuat ketahanan daerah terhadap banjir. Sehingga, aliran air akan lebih lancar sehingga diharapkan mampu mencegah banjir yang selama ini merugikan masyarakat, baik di permukiman maupun lahan pertanian.

Dinas PUPR Jombang juga berharap ancaman banjir dapat diminimalkan, sekaligus menciptakan sistem pengairan yang lebih efisien dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Jombang. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Sebelum Dibunuh, Dini dan Anaknya Sempat Tinggal Di Yasmaga Guest House Ponorogo Empat Bulan

Sebelum Dibunuh, Dini dan Anaknya Sempat Tinggal Di Yasmaga Guest House Ponorogo Empat Bulan

Selasa, 27 Okt 2026 13:00 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo — Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, Arshaka Ghafa El Faezya (4), sempat tinggal selama sekitar empat bulan di Yasmaga Guest House, J…

Prihatin, Pemkab Kediri Bakal Beri Sanksi Skors hingga DO Pelaku Bullying

Prihatin, Pemkab Kediri Bakal Beri Sanksi Skors hingga DO Pelaku Bullying

Selasa, 27 Okt 2026 12:46 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Menindaklanjuti maraknya kasus perundungan atau bullying di lingkungan sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, bakal tegas…

Viral Dugaan Penyekapan Calon ART, Pemkot Tindaklanjuti Legalitas dan Izin Usaha

Viral Dugaan Penyekapan Calon ART, Pemkot Tindaklanjuti Legalitas dan Izin Usaha

Selasa, 27 Okt 2026 12:40 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kasus dugaan penyekapan calon Asisten Rumah Tangga (ART) di kawasan Jalan Kedung Anyar, Kelurahan Sawahan, saat…

Polres Blitar Kota  Resmi Bentuk Satgas Pre-entip untuk Siagakan Satgas Polisi Jogo Sekolah

Polres Blitar Kota  Resmi Bentuk Satgas Pre-entip untuk Siagakan Satgas Polisi Jogo Sekolah

Selasa, 27 Okt 2026 12:40 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Polres Blitar Kota lakukan  pembentukan Satgas Pre-entiptive Strike Pilisi Jogo Sekolah, dengan menggelar upacara di pimpin langsung …

Diversi Kasus Kecelakaan Maut Bocah 6 Tahun di Madiun Buntu, Keluarga Korban Tolak Damai

Diversi Kasus Kecelakaan Maut Bocah 6 Tahun di Madiun Buntu, Keluarga Korban Tolak Damai

Selasa, 27 Okt 2026 12:34 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:34 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya diversi dalam perkara kecelakaan lalu lintas yang menewaskan bocah berusia 6 tahun, M. Sofian Arif Nugroho, pada Selasa (26…

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta integrasi transportasi publik tidak berhenti pada penambahan rute dan pembangunan i…