Marbot Masjid di Driyorejo Ditangkap, Diduga Lakukan Tindakan Asusila terhadap Anak 7 Tahun

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaku, seorang marbot masjid berinisial ANH (66), warga Sawahan, Kota Surabaya, kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan Polres Gresik. SP/ MAIDID
Pelaku, seorang marbot masjid berinisial ANH (66), warga Sawahan, Kota Surabaya, kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan Polres Gresik. SP/ MAIDID

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Polres Gresik bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan tindakan asusila terhadap anak di bawah umur yang terjadi di salah satu masjid di wilayah Kecamatan Driyorejo. Pelaku, seorang marbot masjid berinisial ANH (66), warga Sawahan, Kota Surabaya, kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.

Peristiwa ini terungkap setelah adanya laporan dari orang tua korban, seorang anak perempuan berusia 7 tahun, yang menjadi sasaran perbuatan tidak senonoh pelaku pada Senin malam, 27 Oktober 2025, sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu korban sedang bermain bersama temannya di dalam masjid usai salat Isya.

Tanpa diduga, pelaku mendekati korban dan melakukan tindakan tidak pantas. Korban yang ketakutan langsung berlari keluar masjid sambil menangis dan menceritakan kejadian yang dialaminya kepada kedua orang tuanya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, orang tua korban bersama ketua paguyuban masjid memeriksa rekaman CCTV. Hasil rekaman memperlihatkan jelas tindakan pelaku yang sesuai dengan pengakuan korban. Temuan itu kemudian menjadi dasar laporan resmi ke Polres Gresik.

“Pelaku berhasil kami amankan pada tanggal 28 Oktober 2025 beserta barang bukti yang mendukung penyidikan,” ujar Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz, kepada wartawan, Selasa (04/11/2025).

Menurut Abid, pihaknya berkomitmen untuk menindak tegas setiap bentuk kekerasan seksual terhadap anak. Ia juga menegaskan bahwa korban telah mendapatkan pendampingan psikologis guna pemulihan trauma.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 82 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak jo. Pasal 76E Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

AKP Abid juga mengimbau para orang tua untuk lebih terbuka dalam berkomunikasi dengan anak-anak mereka, terutama dalam mengenalkan batasan tubuh yang tidak boleh disentuh orang lain.

“Penting bagi anak-anak untuk memahami bahwa mereka berhak berkata tidak dan segera melapor jika mengalami tindakan yang tidak pantas,” tuturnya.

Pihak Polres Gresik mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor bila menemukan kasus serupa atau tindak pidana lainnya.

“Segera laporkan ke Satreskrim Polres Gresik, layanan darurat 110, atau melalui nomor aduan Cak Roma 081188002006,” pungkasnya. did

Berita Terbaru

Membentuk Personil yang Berintegritas, Polres Blitar Gelar Pelatihan Revolusi Mental Tingkatkan Profesional Anggota

Membentuk Personil yang Berintegritas, Polres Blitar Gelar Pelatihan Revolusi Mental Tingkatkan Profesional Anggota

Kamis, 25 Jun 2026 15:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Dalam upaya meningkatkan kualitas SDM) dan membentuk karakter personel yang profesional, Polres Blitar menggelar kegiatan Pelatihan R…

DPRD Jatim Lanjutkan Pembahasan Raperda Keuangan APBD 2025, Soroti Serapan Anggaran

DPRD Jatim Lanjutkan Pembahasan Raperda Keuangan APBD 2025, Soroti Serapan Anggaran

Kamis, 25 Jun 2026 13:53 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 13:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Provinsi Jawa Timur melanjutkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD T…

KAI Daop 7 Madiun dan Railfans Suarakan Keselamatan Perlintasan Sebidang di Blitar

KAI Daop 7 Madiun dan Railfans Suarakan Keselamatan Perlintasan Sebidang di Blitar

Kamis, 25 Jun 2026 13:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – PT Kereta Api Indonesia Daop 7 Madiun terus konsisten menunjukkan komitmennya, dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api s…

Antisipasi Bahaya TPO dan TPPM pada Masarakat, Imigrasi Blitar sosialisasikan pada masarakat di wilayah Kab.Tulungagung.

Antisipasi Bahaya TPO dan TPPM pada Masarakat, Imigrasi Blitar sosialisasikan pada masarakat di wilayah Kab.Tulungagung.

Kamis, 25 Jun 2026 12:51 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kantor Imigrasi Blitar terus memperkuat upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan M…

Ronaldo I'm Back

Ronaldo I'm Back

Kamis, 25 Jun 2026 12:48 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ronaldo memimpin lagi rekan-rekannya di matchday kedua Grup J di Houston Stadium, Rabu (24/6/2026) dini hari WIB. Dia mencetak dua gol di…

YTR-Taufik, Hanya Sebatas Pacaran

YTR-Taufik, Hanya Sebatas Pacaran

Kamis, 25 Jun 2026 12:44 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com - YTR (29) adalah seorang perempuan asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Saat berhasil ditemukan, YTR dalam kondisi luka…