Pemerintah China Batasi Akselerasi Mobil Listrik Demi Keselamatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Xiaomi SU7 Ultra. SP/ JKT
Xiaomi SU7 Ultra. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Dalam rangka merespon fenomena meningkatnya insiden kecelakaan yang melibatkan kendaraan listrik berperforma tinggi dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah China akhirnya mempertimbangkan aturan standar keselamatan nasional terbaru untuk kendaraan bermotor yang mencakup pembatasan signifikan pada kemampuan akselerasi untuk kendaraan listrik. 

Dalam rancangan peraturan berjudul "Ketentuan Teknis Keselamatan Operasional Kendaraan Bermotor" yang dirilis 10 November lalu itu, mengusulkan agar kendaraan penumpang harus menggunakan pengaturan standar. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi risiko keselamatan yang terkait dengan akselerasi yang berlebihan. 

Misalnya, akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam membutuhkan waktu minimal 5 detik. Pengemudi perlu melakukan langkah khusus untuk mengaktifkan mode performa tinggi, sehingga ada transisi yang lebih sadar sebelum kendaraan digunakan dengan akselerasi cepat. 

Pasalnya, Regulator China menilai bahwa pertumbuhan pesat kendaraan listrik dan plug-in hybrid berkinerja tinggi telah membuat lebih banyak pengemudi menghadapi risiko kehilangan kendali, Kamis (13/11/2025).

Terutama pada kendaraan yang mampu mencapai akselerasi 0–100 km/jam dalam waktu kurang dari dua detik. Kemampuan semacam ini dinilai terlalu mudah diakses tanpa persiapan yang memadai. Sedangkan jika berkendara dengan rentang waktu yang lebih lambat dianggap memberi ruang adaptasi yang lebih aman bagi pengemudi, terutama saat kendaraan pertama kali dijalankan.

Aturan ini akan diterapkan setiap kali sistem daya diaktifkan atau setelah reset, dengan pengecualian untuk fitur auto start-stop. Produsen kendaraan listrik diperkirakan perlu menyesuaikan perangkat lunak dan sistem kendali untuk memastikan pembatasan berjalan otomatis.

Misalnya dengan menahan akses ke mode performa hingga pengemudi memilihnya secara manual demi meningkatkan keselamatan jalan raya. Bahkan, sejumlah pengamat juga menilai bahwa efektivitas aturan ini tidak hanya bergantung pada pembatasan teknis, tetapi juga edukasi yang memadai mengenai karakteristik akselerasi kendaraan listrik serta pemahaman pengemudi terhadap fitur keselamatan yang tersedia. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…