Pemerintah Pusat Kirimkan 5 Smart Board, Dukung Sekolah Rakyat Ponorogo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah siswa Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo melihat smart board bantuan pemerintah pusat yang tiba di sekolah tersebut. SP/ PNG
Sejumlah siswa Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo melihat smart board bantuan pemerintah pusat yang tiba di sekolah tersebut. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka menunjang kegiatan belajar mengajar, pemerintah pusat mengirimkan lima unit smart board sebagai fasilitas pembelajaran di Sekolah Rakyat Ponorogo, Jawa Timur. Bahkan seluruh smart board telah diterima dan siap dipasang.

Saat ini, pihaknya kini menunggu kedatangan teknisi dari Dinas Sosial-Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) untuk proses perakitan sebelum perangkat digunakan.

"Senin rencananya dirakit, tinggal menunggu teknisi dari Dinsos-PPPA. Setelah itu kami langsung uji coba," jelas Kepala Sekolah Rakyat Ponorogo Devit Tri Candrawati, Selasa (18/11/2025).

Melalui fasilitas perangkat digital tersebut diharapkan dapat memperkuat proses pembelajaran bagi 125 siswa di lembaga pendidikan non-formal itu. Selain smart board, Sekolah Rakyat Ponorogo juga menunggu distribusi laptop dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Diketahui, untuk pengiriman tahap awal laptop dari Kemensos diperkirakan tiba pada akhir November. Nantinya, untuk laptop tahap pertama akan didistribusikan kepada siswa SMA, guru, dan kepala sekolah, sebelum berlanjut ke seluruh siswa. Seluruh perangkat, kata dia, nantinya dipusatkan di ruang kelas.

"Laptop tidak boleh dibawa ke asrama, hanya di kelas saja," ujar Devit.

Lebih lanjut, pihaknya berharap dengan adanya tambahan fasilitas digital tersebut mampu mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, sekaligus memperluas kompetensi siswa dalam menghadapi tuntutan teknologi.

"Harapannya guru juga makin semangat dan inovatif dalam mengajar. Semua fasilitas ini untuk menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan digitalisasi," kata Devit Tri Candrawati. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…