SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melihat fenomena erupsi Gunung Semeru yang kian memprihatinkan, membuat para peternak ikut ketar-ketir. Untuk mengatasi masalah peternak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, telah menyiapkan bantuan pakan ternak di masa darurat bencana Gunung Semeru.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang Endra Novianto mengungkap, jika bantuan tersebut untuk mempercepat penanganan sektor peternakan sebagai bagian dari upaya menyeluruh dalam merespons dampak erupsi.
"Tak hanya berfokus pada keselamatan warga, pemerintah juga memberikan perhatian serius pada penyelamatan dan pemulihan aset ekonomi masyarakat melalui penyediaan pakan bagi ternak yang berhasil dievakuasi," jelasnya, Jumat (21/11/2025).
Lebih lanjut, menurutnya intervensi cepat tersebut berupa distribusi pakan ternak dilakukan untuk menjaga kondisi hewan tetap stabil di masa darurat. Pasalnya, sudah ada sebanyak ratusan ternak itu dilaporkan mati di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, wilayah yang terdampak cukup berat oleh abu vulkanik dan awan panas guguran Semeru.
Sehingga, pihaknya bersama tim lapangan bergerak cepat mengevakuasi sebanyak 161 ekor kambing dan domba dari dua wilayah paling dekat dengan zona bahaya, yaitu Dusun Curahkobokan di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, serta wilayah eks Dusun Kajarkuning, yang sejak Agustus 2025 masuk dalam administrasi Dusun Poncosumo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro.
"Penetapan batas wilayah baru itu mempermudah proses penyaluran bantuan, karena alur koordinasi telah disesuaikan dengan struktur pemerintahan terbaru," katanya.
Pasalnya, ternak menjadi bagian penting dari mata pencaharian warga di lereng Gunung Semeru, sehingga keberlangsungannya berpengaruh langsung pada pemulihan setelah bencana.
"Ketika ternak warga selamat, ada harapan yang ikut bertahan. Pemberian pakan bukan hanya soal menjaga hewan tetap hidup, tetapi memastikan roda ekonomi keluarga tak ikut terhenti," katanya.
Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat rantai bantuan logistik ternak seiring meningkatnya kebutuhan di lapangan. Prioritasnya adalah menjaga kesehatan hewan, meminimalkan potensi kerugian tambahan, dan mempercepat pemulihan ekonomi warga terdampak setelah aktivitas Semeru kembali terkendali. lj-02/dsy
Editor : Desy Ayu