Heboh! Fenomena Lautan Suramadu Berbusa Putih Penuhi Permukaan Air

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Fenomena lautan berbusa putih di sekitar Jembatan Suramadu viral di medsos. SP/ MDR
Fenomena lautan berbusa putih di sekitar Jembatan Suramadu viral di medsos. SP/ MDR

i

SURABAYAPAGI.com, Madura - Baru-baru ini media sosial (Medsos) dihebohkan adanya fenomena unik dalam sebuah video yang menunjukkan lautan berbusa putih di sekitar Jembatan Suramadu memenuhi permukaan air. Bahkan, dalam narasi video tersebut tercantum jika fenomena ini telah berlangsung selama bertahun-tahun lamanya dan tidak ada tindak lanjut.

Menurut perempuan dalam video yang diunggah akun Instagram @weezyproject itu, dirinya mengaitkan busa-busa tersebut dengan pencemaran dari limbah-limbah yang asalnya belum diketahui. Padahal fenomena ini dinilai bisa merusak ekosistem sekitar.

"Pembuangan limbah kayak gini katanya udah berlangsung bertahun-tahun. Sumber limbahnya sendiri masih belum diketahui, tapi yang jelas limbahnya banyak banget guys. Dan parahnya limbah ini bakalan langsung ngalir ke laut lepas," ujarnya, Kamis (04/12/2025).

Diketahui, fenomena busa tersebut muncul dari sebuah pipa seperti saluran pembuangan. Pipa tersebut berlokasi di tepi kawasan Kenjeran, tidak jauh dari Jembatan Suramadu.

Di area itu juga tampak sebuah bangunan dengan pipa dan sebuah alat pompa yang sedang beroperasi. Namun belum diketahui siapa operator pipa itu dan dari mana air berbusa itu berasal. Busa itu mengalir menuju laut lalu menyebar di permukaan air di sekitar lokasi lalu terkumpul hingga di bibir pantai.

"Memang sudah lama, tapi saya enggak tahu itu dari mana. Saya juga enggak tahu berbahaya apa enggak," kata seorang perempuan warga setempat yang juga enggan menyebutkan namanya. md-01/dsy

Berita Terbaru

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Memasuki musim kemarau 2026 dengan cuaca panas dan minimnya curah hujan justru berdampak positif terhadap dan membawa berkah…