ANALISA BERITA

Ahli Kebijakan Hutan IPB: Ada Aktivitas Manusia Dibalik Kayu Gelondongan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saya nilai, material kayu gelondongan di area banjir yang terlihat berserakan kemungkinan tidak berasal dari satu sumber, melainkan campuran dari beberapa kejadian alam maupun aktivitas manusia.

Kayu yang hanyut bisa berasal dari penebangan lama, pohon tumbang, atau sisa pembersihan lahan yang tidak ditangani dengan baik. Bisa juga dari penebangan baru. Karena itu perlu investigasi menyeluruh.

itu analisis saya setelah mencermati sejumlah rekaman visual yang beredar di media sosial dan televisi.

Ia akuinanalisis awalnya terkait temuan kayu-kayu gelondongan itu setelah mencermati sejumlah rekaman visual yang beredar di media sosial dan televisi.

Menurut saya, material kayu yang terlihat berserakan kemungkinan tidak berasal dari satu sumber, melainkan campuran dari beberapa kejadian alam maupun aktivitas manusia.

Saya akui sulit memastikan apakah kayu-kayu tersebut merupakan gelondongan baru atau material lama yang kembali terseret akibat besarnya debit air. Pada situasi longsor, pohon tumbang dari hulu sangat mungkin hanyut dan menambah tumpukan kayu di lokasi bencana.

Terkait ciri-ciri kayu hasil pembalakan, ia menjelaskan bahwa kayu tebangan biasanya meninggalkan bekas potongan gergaji yang rapi, sementara kayu tumbang alami tidak memiliki pola potongan tersebut.

Namun, analisis detail belum dapat dilakukan hanya dengan mengandalkan video atau foto.

Saya mengingatkan bahwa bencana di Sumatera merupakan kombinasi faktor alam dan faktor manusia. Ia menyoroti kerentanan wilayah pegunungan, curah hujan ekstrem, serta kerusakan lingkungan yang terjadi akibat aktivitas yang tidak memenuhi ketentuan.

Ia menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola lingkungan, terutama terkait kepatuhan terhadap AMDAL, Kajian Lingkungan Hidup Strategis, dan penegakan hukum yang tidak hanya memberi sanksi, tetapi juga memastikan pemulihan kawasan. n rmc

 

*) dirilis IPB University, Rabu (3/12/2025).

Berita Terbaru

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…