Kopdar Integritas di Madiun

Bongkar “Sengkuni” dalam Diri, Warning IPK Merosot, dan Sindir Seremonial Antikorupsi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia di Madiun, Rabu (10/12/2025), berubah menjadi ajang kritik telak terhadap budaya antikorupsi yang dinilai mandek dan penuh kepura-puraan.

Lewat Kopdar Integritas yang dihelat Kongan.co, Mucoffe, dan kolaborasi BEM se-Madiun, publik diajak melihat korupsi bukan hanya sebagai dosa pejabat, tetapi penyakit yang menggerogoti keseharian masyarakat.

Digelar di Gedung Ramayana, acara ini dibuka dengan live akustik, Semacam Wayang, serta nobar film “Catatan Merah Andika”. Format ringan namun menghunjam itu dipilih untuk menyentuh peserta lewat seni dan cerita—cara yang dianggap lebih efektif daripada ceramah formal yang sering tak memicu aksi nyata.

Dewan Pengawas ICW, Dadang Trisasongko, tanpa basa-basi menyebut persoalan korupsi bukan hanya berada di pusat kekuasaan, tetapi bersemi dalam perilaku publik sendiri.
“Korupsi sudah mengakar dalam cara kita berpikir dan bertindak. Ada sengkuni dalam diri kita,” tegasnya. Ia menambahkan, korupsi adalah bentuk penyalahgunaan kepercayaan yang membuat negara cepat rusak. “Mulai dari Madiun, tertibkan diri sendiri dulu sebelum menertibkan luar. Lakukan hal kecil yang bisa dilakukan.”
Pesan itu menyasar langsung: gerakan antikorupsi selama ini kerap gamang karena masyarakat enggan bercermin.

Pakar Hukum Pidana UNESA, Dr. Aditya Wiguna Sanjaya, mengingatkan bahwa Hari Anti Korupsi Sedunia sering hanya menjadi panggung formalitas tanpa perubahan mendasar.
“Momentum hari anti korupsi bukan seremonial belaka,” ujarnya menekankan.

Ia mengurai tiga poros jalannya hukum: substansi, struktur, dan—yang paling dilupakan—budaya hukum. “Kalau masyarakat abai terhadap budaya hukum, sampai kapanpun korupsi tidak akan berakhir. Integritas itu kunci,” katanya.

Sindiran ini menohok konteks nasional: peringatan dilakukan tiap tahun, tetapi perilaku tak berubah.

Peringatan lebih keras datang dari Erlangga Adikusumah, Jurdik KPK, yang hadir via Zoom. Ia mengungkap skor Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia kembali merosot—tanda bahwa kondisi integritas bangsa makin memprihatinkan.

“Penurunan IPK ini menunjukkan masih banyak masalah. Masyarakat punya peran penting. Awasi jalannya pemerintahan, laporkan ke KPK bila ada penyimpangan,” tegasnya.
Pesannya jelas: korupsi bukan hanya urusan penegak hukum, tapi kewajiban publik.

Lewat kolaborasi mahasiswa, komunitas, dan publik, Kopdar Integritas mempertegas bahwa gerakan antikorupsi perlu dibumikan—didekatkan dengan realitas warga, bukan sekadar jargon tahunan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik agar masyarakat berani bersuara, berani mengawasi, dan berani mempersempit ruang korupsi, mulai dari lingkup paling kecil hingga ranah kekuasaan.

Di tengah maraknya kasus dan menurunnya kepercayaan publik, pesan Kopdar Integritas jelas dan menggigit: jangan tunggu perubahan dari atas—mulai dari diri sendiri, atau korupsi akan terus menang. man

Berita Terbaru

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Perkara dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan sejumlah warga negara asing (WNA) di Surabaya mulai m…

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…

Evaluasi Satgas MBG Ponorogo, IPAL dan SDM Jadi Catatan

Evaluasi Satgas MBG Ponorogo, IPAL dan SDM Jadi Catatan

Kamis, 24 Sep 2026 15:43 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, memimpin langsung rapat evaluasi penting terkait percepatan pembangunan dapur…