SurabayaPagi, Surabaya – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur menyalurkan Dana Bumbung Kemanusiaan kepada tiga Kwartir Daerah yang terdampak bencana, yakni Kwarda Sumatera Utara, Kwarda Sumatera Barat, dan Kwarda Aceh. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp605.259.500.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sebagai wujud kepedulian dan solidaritas Pramuka Jawa Timur terhadap daerah-daerah yang tengah menghadapi dampak bencana.
Dana Bumbung Kemanusiaan dihimpun melalui gerakan penggalangan yang melibatkan jajaran Gerakan Pramuka di seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur.
Sumber dana berasal dari partisipasi anggota Pramuka, pembina, alumni, serta masyarakat yang turut tergerak membantu korban bencana.
Dalam proses penyalurannya, Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, guna memastikan bantuan disalurkan secara tepat sasaran dan akuntabel.
Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur, Arum Sabil, menyampaikan bahwa Dana Bumbung Kemanusiaan bukan hanya bantuan finansial, tetapi juga representasi nilai kepedulian dan persaudaraan yang menjadi ruh Gerakan Pramuka.
“Dana ini merupakan amanah dari Pramuka Jawa Timur. Kami salurkan kepada Kwarda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh sebagai bentuk solidaritas kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Harapannya, bantuan ini dapat membantu meringankan beban serta mendukung proses pemulihan pascabencana,” ujarnya.
Menurut Arum, keterlibatan Pramuka dalam aksi kemanusiaan merupakan implementasi nyata dari nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka, khususnya dalam membangun empati, tanggung jawab sosial, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Ia menegaskan, kehadiran Pramuka tidak terbatas pada kegiatan pendidikan dan pembinaan karakter, tetapi juga harus dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama pada saat terjadi bencana.
Lebih lanjut, Arum menjelaskan bahwa Dana Bumbung Kemanusiaan telah menjadi salah satu instrumen penting Kwarda Pramuka Jawa Timur dalam merespons berbagai peristiwa kemanusiaan di tingkat nasional.
Melalui mekanisme yang transparan, dana yang terkumpul disalurkan melalui Kwartir Daerah penerima untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.
Selain penyaluran dana, Kwarda Pramuka Jawa Timur juga terus mendorong keterlibatan relawan Pramuka Peduli dalam kegiatan tanggap darurat, pendampingan masyarakat, hingga pemulihan pascabencana, dengan menggandeng berbagai pihak terkait.
“Melalui langkah ini, Gerakan Pramuka Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai kekuatan sosial yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan pengabdian,” pungkasnya.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Jawa Timur Gatot Soebroto menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan solidaritas yang ditunjukkan oleh Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur.
“Alhamdulillah, bantuan dana telah ditransfer langsung ke masing-masing daerah terdampak. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat membantu pemulihan kondisi saudara-saudara kita di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” kata Gatot. Byb
Editor : Redaksi