SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Industri otomotif kini semakin canggih dengan sentuhan berbagai gaya dan modifikasi. Salah satunya yang tak kalang saing adalah merk kendaraan asal Jerman bernama Bosch kali ini memamerkan platform AI anyar yang dirancang untuk mengubah cara pengemudi berinteraksi dengan mobil, MInggu (28/12/2025).
Pasalnya, saat ini kecerdasan buatan (AI) kian mengukuhkan perannya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di industri otomotif global. Tak lagi sekadar fitur pelengkap, AI kini disiapkan untuk menjadi "otak" utama kendaraan modern. Sehingga, sebagai pemasok otomotif terbesar di dunia, Bosch mempromosikan kokpit bertenaga AI ini sebagai lompatan besar.
Salah satu sorotan utama adalah asisten suara generasi baru yang tidak hanya bereaksi terhadap perintah, tetapi juga mampu mengantisipasi kebutuhan pengemudi. Hal itu menegaskan jika Bosch kian berambisi untuk mengubah mobil dari sekadar alat transportasi menjadi mitra cerdas yang dapat belajar sendiri dan memahami rutinitas, preferensi, dan konteks pengemudi.
Misalnya, ketika pengemudi mengatakan "saya merasa kedinginan", sistem secara otomatis dapat menghangatkan jok dan menaikkan suhu kabin tanpa instruksi tambahan. Sedangkan dari sisi teknis, platform AI Bosch ditenagai sistem on chip Nvidia Drive AGX Orin yang memiliki kemampuan hingga 200 tera operasi per detik.
Chip ini memungkinkan pemrosesan sensor secara real time sekaligus mendukung model bahasa visi tingkat lanjut. Hasilnya, AI dapat bernalar multilangkah dan menghadirkan percakapan yang lebih natural dengan pengemudi.
Tak hanya fokus pada kenyamanan berkendara, Bosch juga menargetkan kendaraan sebagai ruang kerja berjalan. Perusahaan asal Jerman tersebut menggandeng Microsoft dengan menghadirkan platform Foundry untuk membangun dan mengelola aplikasi serta agen AI.
Dalam praktiknya, pengemudi bisa bergabung ke rapat Microsoft Teams hanya melalui perintah suara, sementara sistem kendaraan secara otomatis mengaktifkan adaptive cruise control guna mengurangi beban mengemudi, dimana akan dijadwalkan melantai di CES Las Vegas pada Januari 2026 dengan menargetkan penjualan lebih dari 2 miliar euro dari solusi infotainment dalam kendaraan pada 2030. jk-01/dsy
Editor : Desy Ayu