SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Swedia, Volvo Cars, baru saja memberikan bocoran yang bakal memikat para pecinta otomotif terkait segmen SUV listrik menengah terbaru mereka, yakni bernama Volvo EX60, yang dijadwalkan meluncur akhir bulan ini atau tepatnya pada 21 Januari ini.
Pasalnya, sempat heboh masalah "range anxiety" atau kekhawatiran kehabisan daya baterai di tengah jalan tampaknya sekarang sudah tidak perlu ditakutkan lagi di masa depan. Hal itu karena, Volvo mengklaim EX60 mampu menempuh jarak hingga 810 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh. Sehingga, langkah berani Volvo ini disebut untuk memikat hati konsumen yang selama ini masih ragu beralih ke kendaraan listrik (EV).
Tak main-main, tentu saja angka ini jauh melampaui rata-rata SUV listrik menengah di pasaran saat ini yang biasanya mentok di angka 600-an kilometer. Meski angka 810 km terdengar luar biasa, Volvo bukan pemain tunggal di angka tersebut, Jumat (09/01/2026).
Meski demikian, di pasar China, pesaing seperti Tesla Model Y (Long Range) dan Zeekr 7X (yang juga di bawah naungan Geely, induk perusahaan Volvo) sudah lebih dulu mengiklankan jangkauan di atas 800 km.
Masalah infrastruktur pengisian daya yang terbatas dan ketakutan mogok saat perjalanan jauh seringkali membuat pembeli lebih memilih mobil hybrid. Selain jarak tempuh yang jauh, Volvo EX60 juga dibekali teknologi pengisian daya yang impresif. Dalam kondisi optimal, hanya butuh waktu sekitar 10 menit pengisian daya untuk menambah jangkauan hingga 340 kilometer.
EX60 diposisikan sebagai penerus versi all-electric dari Volvo XC60 atau model bermesin bensin yang selama ini menjadi mobil terlaris Volvo secara global. Menariknya, EX60 akan menjadi model pertama yang dibangun di atas platform khusus listrik terbaru milik Volvo. Peluncuran EX60 ini menjadi momen krusial bagi Volvo. jk-08/dsy
Editor : Redaksi