SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat, Geely memikat sejumlah mata dengan meluncurkan sistem bantuan mengemudi generasi selanjutnya yang diberi nama G-ASD yang dikembangkan oleh anak perusahaan Geely yang didukung oleh Mercedes-Benz dan sedang dikembangkan oleh Afari Technology yang berbasis di Chongqing, Tiongkok, Jumat (09/01/2026).
Sementara itu, untuk penamaan terbaru dari sistem bantuan mengemudi generasi terbaru Geely, yaitu G-ASD yang merupakan singkatan dari Geely Afary Smart Driving. Fitur utamanya, yaitu World Action Model (WAM) yang memiliki kemampuan refleksi diri dan evolusi. Perangkat keras yang ada pada sistem G-ASD ini sama persis dengan pendahulunya, G-Pilot.
Sistem G-ASD H7 menggunakan 31 sensor dan chip Nvidia Drive Thor, yang memiliki daya komputasi 700 TOPS. Sistem G-ASD H9 mengadopsi dua SoC Thor untuk 1.400 TOPS. Melalui hal tersebut, Geely bertujuan untuk meluncurkan fungsi L3 berkecepatan tinggi dan L4 berkecepatan rendah tahun ini, yang memungkinkan operasi robotaxi.
Perusahaan tersebut merupakan anak dari Lifan Group milik Geely yang berfokus pada strategi “AI+Auto”. Selain itu, Mercedes-Benz belum lama ini mengakuisisi 3 persen saham Afari Technology senilai 1,34 miliar yuan atau sekitar 192 juta USD.
Sistem bantuan mengemudi tersebut diungkapkan oleh Afari Technology yang dikenal dengan G-Pilot dengan menawarkan lima sistem varian mengemudi cerdas, yaitu H1, H3, H5, H7, dan H9. Namun, pada 6 Januari lalu, produsen mobil dari Tiongkok itu mengumumkan era 2.0 dari teknologi tersebut yang berbasis pada World Action Model (WAM) dan mengadopsi nama baru.
Model tersebut juga memastikan pemahaman yang konsisten tentang jarak, kecepatan, perilaku objek, dan akal sosial yang mirip dengan manusia. WAM memungkinkan mobil mendapatkan informasi dari berbagai sumber, termasuk data web, data interaksi kokpit, dan data bus CAN.
Lebih lanjut fitur terbarunya adalah parkir D2D yang memungkinkan mobil untuk secara otomatis menavigasi melalui garasi parkir bawah tanah di berbagai lantai dan bundaran. Tak hanya itu, fitur ini juga memungkinkan mengenali gerbang jalan raya dan gerbang tempat parkir. jk-10/dsy
Editor : Redaksi