Singapura Mulai Tinggalkan Tren Mobil Listrik Gegara Masalah Biaya Baterai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pengisian baterai kendaraan bermesin listrik. SP/ JKT
Ilustrasi. Pengisian baterai kendaraan bermesin listrik. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Berdasarkan Studi Ernst & Young (EY) menunjukkan minat konsumen Singapura untuk membeli kendaraan bermesin pembakaran internal atau internal combustion engine (ICE) kembali meningkat naik dari 26% pada 2024. Namun, tahun ini, konsumen mengalami perubahan preferensi di Singapura yang mencerminkan tren global, di mana konsumen kembali memilih mobil berbahan bakar bensin.

Meskipun para ahli memperkirakan data penjualan 2025 tetap akan menunjukkan angka pendaftaran kendaraan listrik (electric vehicle/EV) yang tinggi. Namun, Singapura selama ini dipandang sebagai pasar terdepan adopsi EV di Asia Tenggara, studi EY mengungkapkan bahwa kepercayaan konsumen belum sepenuhnya kuat. 

Saat ini, minat terhadap kendaraan ICE di Singapura masih lebih rendah dibandingkan rata-rata global. Secara global, 50% responden menyatakan kemungkinan akan membeli kendaraan ICE, meningkat dari 37% pada 2024.

Berdasarkan Survei terhadap 300 calon pembeli mobil di Singapura menunjukkan kekhawatiran “praktis”, terutama keterbatasan jaringan pengisian daya dan mahalnya biaya penggantian baterai, mulai mengalahkan optimisme awal terhadap mobilitas ramah lingkungan, Senin (12/01/2026).

Meredanya antusiasme tersebut menunjukkan bahwa konsumen kini mengambil pandangan kepemilikan yang lebih berhati-hati dan praktis. Dan meski sentimen terhadap EV mengalami penurunan, Singapura tetap menjadi pemimpin regional dalam adopsi kendaraan energi baru. 

Dalam laporan terpisah 2025, distributor otomotif global Inchcape mencatat Singapura berada di peringkat atas Asia Tenggara untuk adopsi kendaraan energi baru. Sebanyak 58% pembeli mobil di Singapura menyatakan minat untuk membeli EV dalam dua tahun ke depan, turun dari 73% pada 2024. Meski menurun, angka ini masih lebih tinggi dibandingkan rata-rata global sebesar 43%. Sementara itu, 10% responden menyatakan belum menentukan jenis kendaraan yang akan dibeli.

Di Singapura, lebih dari separuh responden menyebut kualitas public charger dan interoperabilitas pengisian daya sebagai kekhawatiran utama, dibandingkan sekitar seperempat responden secara global. Meredanya antusiasme terhadap EV menunjukkan bahwa konsumen kini mengambil pandangan kepemilikan yang lebih berhati-hati dan praktis. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon” atau “Perseroan”, BEI: BDMN), anggota MUFG, grup jasa keuangan global, pada hari ini menyele…

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Madiun masih belum direalisasikan dalam waktu dekat. Pem…

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil menjaga kinerja keuangan tetap positif sepanjang tahun 2025 di tengah tekanan i…

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah antisipatif menyusul kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat bagi…

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dampak konflik global mulai dirasakan hingga ke sektor pertanian di daerah. Ketidakpastian pasokan energi, khususnya bahan bakar m…

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Petugas dari Satpolairud Polres Gresik mengevakuasi sesosok jasad pria lanjut usia yang ditemukan mengapung di area bawah dermaga P…