SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Merek mobil asal Tiongkok, Wuling kembali meluncurkan model anyar yang menarik perhatian bernama ‘Starlight 560’ di pasar China. Bahkan menariknya, SUV tersebut tidak hanya hadir dalam satu pilihan mesin, melainkan tiga opsi sekaligus, yakni bensin, PHEV (plug-in hybrid), dan full listrik (BEV), Senin (19/01/2026).
Selain itu, konsumen juga diberikan opsi empat warna eksterior, yakni Interstellar Blue, Smoky Gray, Silver Frost White, dan Obsidian Black. Secara tampilan, Wuling membedakan tiap varian dari bagian depan. Untuk versi bensin dan PHEV memakai grille bermotif jaring berbentuk persegi panjang, dipadukan dengan bumper bawah model trapesium. Sementara versi EV tampil lebih modern dengan grille tertutup, khas mobil listrik.
Menariknya, Wuling juga memberikan fleksibilitas kabin dengan kursi depan dapat dilipat rata, sementara kursi belakang bisa direbahkan sampai 125 derajat. Di bagian interior, Starlight 560 mengusung nuansa modern lewat layar sentuh 12,8 inci yang terintegrasi Ling OS. Sedangkan untuk performa, varian bensin dibekali mesin 1.5 turbo dengan tenaga 174 dk dan torsi 290 Nm, dipasangkan dengan transmisi manual 6-percepatan atau CVT.
Lalu, untuk varian PHEV menggunakan kombinasi mesin 1.5 liter dan motor listrik. Mesin bensinnya menghasilkan tenaga 105 dk dengan torsi 130 Nm, sedangkan motor listriknya menyumbang tenaga 194 dk dan torsi 230 Nm. Dalam mode listrik murni, jarak tempuhnya mencapai 125 km, sementara dalam kondisi baterai dan bensin bekerja bersama, total jangkauan diklaim bisa tembus 1.100 km. Sementara itu, versi BEV mengandalkan motor listrik bertenaga 134 dk dan torsi 200 Nm.
Terakhir menyoal harga, Wuling Starlight 560 dipasarkan mulai 62.800 yuan hingga 98.800 yuan. Jika dikonversi ke rupiah, nilainya berada di kisaran Rp152 jutaan sampai Rp239 jutaan, menjadikannya salah satu SUV baru yang cukup agresif dari sisi harga dan disiapkan untuk mengakomodasi kebutuhan keluarga, dengan pilihan konfigurasi 5-penumpang dan 7-penumpang. jk-01/dsy
Editor : Redaksi