Kapolres Gresik Inspeksi Layanan Publik, Pastikan Pelayanan Maksimal untuk Masyarakat

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution saat meninjau sejumlah fasilitas layanan, mulai dari penjagaan markas hingga pelayanan pengaduan masyarakat. SP/ MAIDID
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution saat meninjau sejumlah fasilitas layanan, mulai dari penjagaan markas hingga pelayanan pengaduan masyarakat. SP/ MAIDID

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen Polres Gresik dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kembali ditegaskan melalui pengecekan langsung yang dilakukan Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution terhadap berbagai unit pelayanan publik di Mapolres Gresik, Senin (19/01/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres meninjau sejumlah fasilitas layanan, mulai dari penjagaan markas, pelayanan pengaduan masyarakat, pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), hingga kesiapan personel yang bertugas pada layanan panggilan darurat 110 dan Hotline Lapor Kapolres Gresik (CakRama). 

Layanan-layanan tersebut menjadi ujung tombak komunikasi antara masyarakat dengan jajaran kepolisian. AKBP Ramadhan Nasution menekankan bahwa kualitas pelayanan publik mencerminkan citra Polri di mata masyarakat. Ia mengingatkan seluruh personel agar senantiasa mengedepankan sikap profesional, responsif, dan ramah dalam melayani setiap kebutuhan warga.

“Pelayanan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kita tidak ingin ada laporan atau keluhan yang terabaikan,” ujar Kapolres saat melakukan pengecekan.

Tak hanya meninjau fasilitas, Kapolres Gresik juga berinteraksi langsung dengan petugas di masing-masing loket pelayanan. Dialog tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel sekaligus menggali informasi terkait kendala maupun hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Melalui langkah ini, diharapkan mutu pelayanan publik di Polres Gresik semakin meningkat, kepercayaan masyarakat terhadap Polri terus terjaga, serta pelayanan kepolisian yang presisi, profesional, dan humanis dapat terwujud secara nyata. did

Berita Terbaru

KPK: Dana CSR di Madiun Hanya “Bungkus”, Dipakai Modus Pemerasan oleh Wali Kota

KPK: Dana CSR di Madiun Hanya “Bungkus”, Dipakai Modus Pemerasan oleh Wali Kota

Selasa, 20 Jan 2026 21:48 WIB

Selasa, 20 Jan 2026 21:48 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa dana Corporate Social Responsibility (CSR) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun d…

KPK Tetapkan Wali Kota Madiun Tersangka, Dana CSR Diduga Jadi Modus Pemerasan 

KPK Tetapkan Wali Kota Madiun Tersangka, Dana CSR Diduga Jadi Modus Pemerasan 

Selasa, 20 Jan 2026 21:14 WIB

Selasa, 20 Jan 2026 21:14 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Wali Kota Madiun Maidi sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana k…

Pemprov Jatim Perkuat Pendidikan untuk Cetak Talenta Digital Nasional

Pemprov Jatim Perkuat Pendidikan untuk Cetak Talenta Digital Nasional

Selasa, 20 Jan 2026 20:44 WIB

Selasa, 20 Jan 2026 20:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan kesiapan Jawa Timur menjadi lumbung talenta digital nasional melalui penguatan …

BREAKING NEWS: KPK Tetapkan Wali Kota Madiun Maidi Tersangka OTT Dana CSR

BREAKING NEWS: KPK Tetapkan Wali Kota Madiun Maidi Tersangka OTT Dana CSR

Selasa, 20 Jan 2026 20:27 WIB

Selasa, 20 Jan 2026 20:27 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Wali Kota Madiun Maidi sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) t…

Modus Korupsi Wali Kota Madiun dan Bupati Pati, Pemerasan

Modus Korupsi Wali Kota Madiun dan Bupati Pati, Pemerasan

Selasa, 20 Jan 2026 20:23 WIB

Selasa, 20 Jan 2026 20:23 WIB

Bupati Sadewo, Peras Kepala Desa, Wali Kota Maidi, Peras Pengusaha Berdalih CSR     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK, Selasa (20/1/2026) semalam mengungkap m…

Pekerja WNI di Online Scam Kamboja, Kini Kocar-kacir

Pekerja WNI di Online Scam Kamboja, Kini Kocar-kacir

Selasa, 20 Jan 2026 20:20 WIB

Selasa, 20 Jan 2026 20:20 WIB

LSM Beranda Migran Yogya, Sebut WNI ke Kamboja untuk Atasi Perekonomian Keluarga. Menurut data Imigrasi Kamboja, Terdapat 131.184 orang WNI di Phnom…