Disnakkan Gencarkan Vaksinasi, Tekan Kenaikan Kasus Wabah PMK di Trenggalek

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Trenggalek melakukan vaksinasi cegah wabah kasus PMK yang kian meningkat. SP/ TRG
Petugas dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Trenggalek melakukan vaksinasi cegah wabah kasus PMK yang kian meningkat. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Seiring memasuki musim penghujan, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Trenggalek mencatat adanya tren kenaikan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang signifikan sejak akhir tahun 2025 hingga Januari 2026. Penularan diduga kuat berasal dari aktivitas pembelian ternak baru dari luar daerah oleh peternak.

Adanya ditemukan kemunculan kasus ini sudah sejak Desember 2025. Pada bulan tersebut, ditemukan tujuh kasus di Desa Siki, Kecamatan Dongko, yang mengakibatkan satu ekor pedet (anak sapi) mati.

"Pada bulan Januari ini, laporan yang masuk ke kami sudah mencapai 22 kasus," ujar Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Disnakkan Trenggalek, drh Ririn Hari Setiani, Jumat (23/01/2026).

Kasus tersebut ditemukan di Desa Siki ada sath yang sakit namun sudah sembuh. Kemudian di Desa Sumurup Kecamatan Bendungan ada 11 ekor. Lalu, di Desa Parakan terdapat 10 ekor yang saat ini masih dalam proses pengobatan. Dan seluruh ternak yang terjangkit wabah tersebut merupakan jenis sapi potong. 

"Penyebabnya sering kali karena ada peternak yang membeli ternak baru, lalu menulari satu kandang hingga merembet ke tetangganya. Bahkan, terkadang pemicunya terlihat sepele, seperti hanya membeli kambing baru namun membawa virus bagi sapi yang ada," imbuhnya. 

Menanggapi kondisi tersebut, pihak Disnakkan Trenggalek telah melakukan langkah-langkah darurat. Diantaranya seperti, mendistribusikan desinfektan serta vitamin suportif kepada para peternak yang melaporkan kasus agar dapat diaplikasikan secara mandiri. 

Sedangkan terkait ketersediaan vaksin, pihaknya menyebut jika stok dari tahun 2025 masih mencukupi. Selain itu, juga telah berkoordinasi dengan peternak sapi perah di wilayah Bendungan untuk melakukan vaksinasi ulang. Dan hingga saat ini, Disnakkan terus melakukan pendataan sisa stok vaksin terakhir dilakukan pada Juli lalu secara terperinci guna memastikan seluruh wilayah rawan dapat terjangkau oleh program vaksinasi lanjutan. tr-01/dsy

Berita Terbaru

Sambut HUT ke-108, Pemkot Mojokerto Gelar Pengajian Akbar Bersama Gus Iqdam

Sambut HUT ke-108, Pemkot Mojokerto Gelar Pengajian Akbar Bersama Gus Iqdam

Senin, 08 Jun 2026 06:33 WIB

Senin, 08 Jun 2026 06:33 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Pengajian Akbar bersama Gus Iqdam di Taman Bahari Majapahit (TBM), Ahad (7/6), sebagai ba…

Ekonom Rasakan Tekanan Kondisi Keuangan

Ekonom Rasakan Tekanan Kondisi Keuangan

Senin, 08 Jun 2026 05:50 WIB

Senin, 08 Jun 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Chief Economist Bank Permata, Josua Pardede, menjelaskan Indonesia menghadapi kolaps di sektor perbankan dengan inflasi yang tinggi pada…

Saat di Bali, Prabowo Cerita Angka Hokinya, 8 dan 13

Saat di Bali, Prabowo Cerita Angka Hokinya, 8 dan 13

Senin, 08 Jun 2026 05:48 WIB

Senin, 08 Jun 2026 05:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto bercerita tentang dua angka yang dianggapnya sebagai angka keberuntungan. Dia menyebutkan dua angka itu ialah 8…

Masyarakat Keluhkan Kualitas Beras Bantuan Perum, Bulog Merespon

Masyarakat Keluhkan Kualitas Beras Bantuan Perum, Bulog Merespon

Senin, 08 Jun 2026 05:45 WIB

Senin, 08 Jun 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Memberikan atensi atas keluhan warga soal kualitas beras Bantuan Pangan Pemerintah (Banpang) di sejumlah desa di Kabupaten Bangkalan, Jawa…

Said Iqbal, Bakal Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan

Said Iqbal, Bakal Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan

Senin, 08 Jun 2026 05:45 WIB

Senin, 08 Jun 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, akan bergabung dengan pemerintahan Prabowo Subianto.Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh…

Anak Istri Kedua yang Sudah Dicerai ,Jadi Menlu Brunei

Anak Istri Kedua yang Sudah Dicerai ,Jadi Menlu Brunei

Senin, 08 Jun 2026 05:40 WIB

Senin, 08 Jun 2026 05:40 WIB

SURABAYAPAGI..COM: Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah secara resmi mengumumkan perombakan atau reshuffle kabinet besar-besaran di negaranya.Langkah…