SPPG Ngampel Dilaunching, Target 52 Unit di Kabupaten Madiun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Bupati Madiun dr Purnomo Hadi saat meninjau fasilitas SPPG Ngampel Mejayan, Kabupaten Madiun.
Wakil Bupati Madiun dr Purnomo Hadi saat meninjau fasilitas SPPG Ngampel Mejayan, Kabupaten Madiun.

i

SURABAYA PAGI, Madiun — Cakupan Program  Makan Bergizi Gratis (MBG)  di Kabupaten Madiun kian diperluas seiring bertambahnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hingga awal Februari 2026, sekitar 40 SPPG telah siap beroperasi, dari target total  52 unit.

‎Hal itu disampaikan wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi saat melaunching launching SPPG Ngampel yang dikelola Yayasan Fikrul Akbar, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Sabtu (07/02/2026).

‎“Di awal Februari ini sudah sekitar 40 SPPG yang beroperasi. Target kita totalnya 52,” ujar dr. Purnomo.

‎Ia menjelaskan, pada 2025  jumlah SPPG yang telah berjalan sebanyak 30 unit, dan kini kembali bertambah sekitar 10 unit. SPPG Ngampel sendiri menjadi salah satu yang baru dilaunching dengan harapan membawa dampak positif bagi masyarakat.

‎SPPG Ngampel akan melayani 2.936 penerima manfaat, yang mencakup siswa, guru, serta kelompok 3B (balita, ibu hamil, dan ibu menyusui). Wilayah sebaran penerima manfaat meliputi Desa Ngampel, Bangunsari, hingga SD Mejayan 1 sebagai lokasi terjauh.

‎dr. Purnomo menekankan pentingnya kolaborasi dan harmonisasi seluruh pihak dalam pengelolaan SPPG, terutama bagi  SPPI.

‎“Yang paling penting adalah kolaborasi, koordinasi yang baik, dan harmonisasi. Semua program, termasuk MBG, harus berjalan sesuai SPM dan SOP yang sudah ditetapkan pusat. Kalau taat regulasi, insyaallah semuanya baik,” tegasnya.

‎Sementara itu, Irma Eka Yuanasari, Kepala SPPG Ngampel, memastikan pengelolaan lingkungan dan limbah dilakukan sesuai standar.

‎"Limbah  akan diolah melalui dua unit IPAL sehingga air keluar dalam kondisi bersih,"jelas Irma.

‎Untuk sisa makanan, Irma menjelaskan bahwa limbah dipilah dan ditimbang sebelum dimanfaatkan warga sekitar. 

‎"Jadi sisa makanan yang telah dipisah dan ditimbang akan diambil warga sekitar untuk pakan ternak," pungkas Irma.mdn

Berita Terbaru

Alami Kecelakaan Lalulintas, 21 Tahun Lalu, Kakek Usia 95 Tahun Mengakhiri Hidup dengan Gantung Diri

Alami Kecelakaan Lalulintas, 21 Tahun Lalu, Kakek Usia 95 Tahun Mengakhiri Hidup dengan Gantung Diri

Sabtu, 07 Feb 2026 13:24 WIB

Sabtu, 07 Feb 2026 13:24 WIB

SURABAYA PAGI, Blitar- Keman, kakek berusia 95 tahun warga Desa Purworejo Kec.Sanankulon Kabupaten Blitar di ketahui gantung diri di ruang tamu rumahnya,…

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …