DPRD Surabaya Sosialisasikan Program Intervensi Gen Z Rp5 Juta per RW

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi saat reses di Dinoyo Sekolahan. SP/ Al Qomaruddin
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi saat reses di Dinoyo Sekolahan. SP/ Al Qomaruddin

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya –Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan anggaran untuk mendukung kreativitas dan kegiatan positif anak-anak muda di setiap Rukun Warga (RW) pada tahun 2026. Setiap RW akan menerima Rp5 juta per bulan sebagai dana pembinaan bagi program kegiatan yang diinisiasi generasi muda atau Gen Z


Dalam agenda reses atau nyaring aspirasi masyarakat di Dinoyo Sekolahan, Rabu (11/2/2026) Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi, memanfaatkan agenda tersebut untuk menyampaikan program intervensi Gen Z yang mulai berjalan pada tahun anggaran 2026. Program ini mengalokasikan dana Rp5 juta per RW dengan total anggaran sekitar Rp47 miliar dalam satu tahun.

“Saya dalam reses kali ini memberikan sosialisasi terkait program baru di tahun anggaran 2026 tentang program intervensi Gen Z,” ungakap Azhar Kahfi.

Pria yang akrab disapa Cak Khafi ini mengatakan sebagai wakil rakyat, dia ingin memastikan informasi program benar-benar diterima hingga tingkat bawah. Dia juga mempertanyakan apakah anak muda serta pengurus RT dan RW sudah memahami skema dan tujuan program tersebut.

“Karena ini program baru, saya ingin memastikan anak muda di kampung sudah mendengar info ini atau belum, pengurus RT dan RW sudah menerima sosialisasi ini atau belum. Jangan sampai program yang baik ini tidak sampai terinformasikan dengan baik ke bawah,” katanya.

Mantan aktivis ini menjelaskan program intervensi Gen Z tidak boleh hanya berfokus pada karang taruna yang sudah aktif. Sasaran program harus diperluas agar menjangkau kelompok muda yang selama ini belum terlibat dalam kegiatan produktif.

“Kalau sudah tersosialisasikan, saya minta fokusnya tidak hanya pada karang taruna saja,” ucapnya.

Menurut Kahfi, ada kelompok Gen Z rentan yang perlu mendapat perhatian serius di tingkat kampung. Mereka adalah anak putus sekolah dan pengangguran terbuka yang membutuhkan ruang pemberdayaan.

“Ada Gen Z rentan, yaitu anak-anak putus sekolah atau yang menjadi pengangguran terbuka di perkampungan. Libatkan mereka, gali potensi inovasi dan kreativitas mereka, harus ada pelibatan dan kolaborasi dengan mereka,” tegasnya.

Kahfi menambahkan, besarnya anggaran yang digelontorkan harus berdampak nyata bagi pemberdayaan generasi muda. Dia berharap program ini mampu menciptakan kegiatan produktif yang berkelanjutan di setiap RW.

“Karena anggarannya kurang lebih Rp47 miliar dalam satu tahun anggaran, ini harus benar-benar memberi manfaat dan ada keberlanjutannya,” pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta integrasi transportasi publik tidak berhenti pada penambahan rute dan pembangunan i…

Tindaklanjuti Tak Bayar Retribusi, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Lahan Aset

Tindaklanjuti Tak Bayar Retribusi, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Lahan Aset

Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti sejumlah bangunan yang berdiri di atas lahan aset Pemkot Surabaya seluas 7.668 meter persegi di Jalan Barata Jaya…

Pemkab Lumajang Pastikan Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Tepat Guna

Pemkab Lumajang Pastikan Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Tepat Guna

Selasa, 27 Okt 2026 11:01 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melihat masih ada hunian yang kosong setelah beberapa tahun ditempati penyintas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memastikan…

Momentum Agenda Gandrung Sewu, Penginapan di Banyuwangi Terisi Penuh

Momentum Agenda Gandrung Sewu, Penginapan di Banyuwangi Terisi Penuh

Selasa, 27 Okt 2026 10:42 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menjelang momentum agenda Gandrung Sewu 2026, sejumlah hotel maupun homestay di Kabupaten Banyuwangi, kini terisi penuh…

Walikota Mojokerto Minta Duta Anti Narkoba Lakukan Preventif Cegah Narkoba

Walikota Mojokerto Minta Duta Anti Narkoba Lakukan Preventif Cegah Narkoba

Selasa, 27 Okt 2026 07:37 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:37 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto – Pemilihan Duta Anti Narkoba Kota Mojokerto bukan sekadar ajang pencarian bakat, melainkan upaya promotif dan preventif untuk m…

Mahasiswi UIN KHAS Jember Diduga Diperkosa saat Tidur

Mahasiswi UIN KHAS Jember Diduga Diperkosa saat Tidur

Selasa, 27 Okt 2026 07:22 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Dugaan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember saat menjalani P…