SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Kecelakaan maut terjadi di Kecamatan Watulimo, Trenggalek. Ditemukan sebuah sepeda motor yang dikendarai warga Tulungagung masuk jurang di jalur ekstrem Trenggalek karena mengalami rem blong pada Kamis siang pukul 13.00 WIB kemarin.
Akibatnya tiga pengendara mengalami luka-luka. Para korban tersebut diantaranya Dandi Setiawan (27) warga Batangsaren, Kecamatan Kauman Tulungagung selaku pengemudi pengendara sepeda motor Honda Genio AG 6649 RDS dan serta dua penumpang Tria Y (42) serta Selim Mikaila (8) warga Balerejo, Kecamatan Kauman, Tulungagung.
"TKP ini merupakan jalur alternatif Bandung-Prigi yang kondisinya curam. Sebetulnya tidak direkomendasikan untuk pengendara yang belum tahu medan, apalagi motor matik," ujar Kasihumas Polres Trenggalek, AKP Katik, Jumat (27/03/2026).
Diketahui, kecelakaan maut tersebut bermula saat ketiga korban berboncengan dari Tulungagung hendak ke wilayah Prigi dengan melewati jalur alternatif Kaligreng. Saat itu kondisi pengemudi berada di turunan ekstrem bagian atas, rem kendaraan masih berfungsi normal. Namun saat berada di turunan bawah tiba-tiba rem sepeda motor tidak berfungsi atau blong.
"Kondisi tersebut membuat pengendara ini tidak bisa mengendalikan laju kendaraan. Sepeda tersebut melaju bebas ke bawah, hingga akhirnya masuk ke jurang sungai sedalam enam meter," ujarnya.
Akibatnya para korban masuk ke dasar sungai berbatu dan mengalami sejumlah luka. Pengemudi dan penumpang anak mengalami luka lecet dan memar di beberapa bagian tubuhnya. Sementara itu korban Tria mengalami benturan di kepala dan luka robek di bagian pelipis.
Sementara itu, untuk proses evakuasi dilakukan secara gotong royong oleh pihak kepolisian, masyarakat dan petugas medis. Korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Watulimo untuk menjalani perawatan. Saat di tanya, diakui para pengendara yang baru pertama kali melintas biasanya nekat melewati jalur alternatif karena mengikuti petunjuk peta digital. "Makanya kalau mau ke Prigi jangan ikuti aplikasi maps karena akan disarankan ke jalur ekstrem," jelasnya. tr-02/dsy
Editor : Redaksi