Atasi Sedimentasi Pemicu Banjir, Pemkot Malang Masifkan Normalisasi Sungai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Dandung Djulharjanto. SP/ MLG
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Dandung Djulharjanto. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna mengatasi persoalan sedimentasi yang menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya banjir, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur fokus memasifkan pelaksanaan normalisasi sungai. Dimana, proses normalisasi sungai di kota setempat sudah berjalan selama dua pekan terakhir.

"Teman-teman (petugas dari DPUPRPKP) sudah dua minggu ini terus melakukan pengerukan sedimentasi untuk mengantisipasi kejadian itu (banjir)," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Dandung Djulharjanto, Selasa (14/04/2026).

Sementara itu, normalisasi yang telah dijalankan difokuskan di area sungai di Jalan Letjen Sutoyo, Kota Malang. Sebab, dari hasil monitoring petugas kondisi di lokasi tersebut mengalami pendangkalan, karena tumpukan sedimentasi atau pengendapan material yang terbawa oleh aliran air.

Setelah normalisasi sungai di Jalan Letjen Sutoyo selesai, DPUPRPKP Kota Malang juga menjadwalkan pelaksanaan kegiatan serupa di sungai yang berlokasi di kawasan Mulyorejo. Sedangkan untuk progres pengerjaan, lanjutnya, tidak hanya berkonsentrasi pada pengerukan endapan material, tapi meliputi pembersihan tumpukan tanaman yang menutup jalur air.

"Rencananya pelaksanaan yang di Mulyorejo pada hari Jumat (17/04/2026)," ujarnya.

Selain sedimentasi, banjir di Kota Malang juga dipicu oleh faktor lain, seperti masih adanya sumbatan pada jalur air di area gorong-gorong. Dari hasil pembersihan yang telah dilakukan oleh petugas dari dinas terkait, sumbatan di gorong-gorong banyak ditimbulkan, karena adanya penumpukan sampah.

Tentu, kondisi tersebut pada akhirnya memperlambat atau bahkan menghentikan aliran air untuk menuju ke area sungai dan dampaknya menimbulkan luapan ke area jalan maupun pemukiman penduduk ketika wilayah setempat diguyur hujan berintensitas deras. 

"Kalau dari segi dimensi saluran sudah mencukupi, tidak ada masalah. Makanya kami terus melakukan upaya, meski itu di kemarau maupun hujan, karena yang gorong-gorong menerima kiriman juga dari irigasi," jelasnya. ml-01/dsy

Berita Terbaru

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…