Tingkatkan Kenyamanan, Pavingisasi Terminal Sarongan Banyuwangi Terus Dikebut Capai 50 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi pavingisasi terminal di Banyuwangi, Jawa Timur. SP/ BYW
Kondisi pavingisasi terminal di Banyuwangi, Jawa Timur. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka meningkatkan kenyamanan serta aktivitas ekonomi warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat mulai fokus kebut pembangunan Terminal Desa Sarongan di Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur. Dimana, sebelumnya permukaan aspal yang sudah tua banyak mengalami kerusakan karena tidak pernah diperbaiki sejak lama.

Dan kini, proyek perbaikan tersebut digarap melalui program CSR tersebut telah mencapai 50 persen. Sehingga, pembangunan infrastruktur fasilitas publik di wilayah selatan Banyuwangi terus menunjukkan perkembangan. 

Salah satunya proyek renovasi Terminal Desa Sarongan di Dusun Krajan, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran. Dan perbaikan dilakukan melalui program pavingisasi untuk menggantikan kondisi sebelumnya yang dinilai sudah tidak layak, kini terus dikebut hingga 50 persen.

Lebih lanjut, proyek tersebut terlaksana berkat dukungan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Bumi Suksesindo (PT BSI) dengan anggaran Rp228.896.000.

"Proses pengerjaan dilakukan di bawah pengelolaan Pemerintah Desa Sarongan. Pembangunan sudah 50 persen, masih tahap pemasangan paving. Kondisi sebelumnya memang parah, sejak desa ini berdiri belum ada pengaspalan lagi, jadi rusak dan tidak layak," kata Kepala Dusun Krajan, Suyono, Rabu (15/04/2026).

Perlu diketahui, Terminal Desa Sarongan selama ini memiliki peran penting sebagai pusat mobilitas warga. Lokasi ini menjadi titik keberangkatan bus Damri Perintis jurusan Sarongan-Banyuwangi Kota, sekaligus jalur distribusi logistik kebutuhan masyarakat. Selain meningkatkan kualitas infrastruktur, proyek ini juga berdampak langsung pada ekonomi warga. Pasalnya, tenaga kerja yang dilibatkan seluruhnya berasal dari masyarakat setempat.

Sehingga, jika proyek yang mulai dikerjakan sejak sepekan lalu itu ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Dengan kondisi terminal yang lebih rapi, diharapkan pengguna jasa transportasi akan semakin nyaman. "Untuk pengerjaannya ada sekitar enam orang, semuanya warga lokal. Ini sekaligus memberdayakan masyarakat kami. Targetnya satu minggu lagi selesai," tambah Suyono. by-02/dsy

Berita Terbaru

SMA Negeri 1 Porong Unggul Prestasi, Luhur Budi Pekerti Undang Wali Murid dalam Sosialisasi Program Sekolah

SMA Negeri 1 Porong Unggul Prestasi, Luhur Budi Pekerti Undang Wali Murid dalam Sosialisasi Program Sekolah

Jumat, 07 Agu 2026 11:17 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – SMA Negeri 1 Porong, Kabupaten Sidoarjo, mengundang seluruh para wali murid kelas X-1 sampai X-12 dalam acara Sosialisasi Program S…

Kuatkan Nilai Kebangsaan di Era Disrupsi, BHS Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Empat Pilar

Kuatkan Nilai Kebangsaan di Era Disrupsi, BHS Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Empat Pilar

Jumat, 07 Agu 2026 10:19 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 10:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Di tengah derasnya arus informasi digital yang mengalir tanpa batas, ruang-ruang diskusi tentang nilai kebangsaan menjadi semakin…

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

  SURABAYAPAGI.com – Pemerintah Indonesia berencana membuat kontrak impor minyak jangka panjang dari Rusia. Saat ini proses impor tersebut sudah masuk tahap ke…

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

SURABAYAPAGI.com – 79 pemerintah daerah butuh tambahan dana alokasi umum dari pemerintah pusat. Jumlahnya mencapai Rp 14 triliun. Mendagri Tito juga bilang s…

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

SURABAYAPAGI.com – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon hingga R…

Garis Kemiskinan Tercatat Sebesar Rp 669.235 per Kapita per Bulan

Garis Kemiskinan Tercatat Sebesar Rp 669.235 per Kapita per Bulan

Jumat, 07 Agu 2026 09:23 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:23 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan garis kemiskinan pada bulan Maret 2026. Garis kemiskinan merupakan batas pengeluaran yang d…