Maraknya Aktivitas Pemilahan Liar di TPS Surabaya Imbas Lonjakan Harga Plastik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Aktivitas pemilahan liar di sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Surabaya makin marak. SP/ SBY
Ilustrasi. Aktivitas pemilahan liar di sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Surabaya makin marak. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Imbas lonjakan harga plastik yang masih mahal mengakibatkan maraknya aktivitas pemilahan liar di sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Surabaya. Pasalnya, kenaikan harga plastik membuat sampah non-organik kini banyak diburu pemulung maupun pengepul. Dan fenomena meningkatnya perburuan sampah plastik disebut terlihat di sejumlah TPS 3R di Surabaya. 

Menindaklanjuti fenomena tersebut, saat ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya memperketat pengawasan di area TPS agar tidak lagi menjadi lokasi bongkar muat sampah oleh pencari plastik. Hal itu karena sampah plastik kini lebih dulu dipilah dan ditumpuk karena memiliki nilai ekonomi tinggi serta banyak dipesan oleh pengepul.

"Memang harga lagi naik di pasaran ya, sehingga kemudian hasil pemilahan sampah yang dilakukan di TPS itu diburu sama pemulung, khususnya pemulung sampah. Sehingga kemudian di TPS 3R kami yang jumlahnya ada sekitar 12 itu sudah dipisahkan semua, ditumpuk, karena sampah plastik itu kalau saya tanya sudah dipesan sama orang," jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kota Surabaya, M Fikser, Selasa (19/05/2026).

Dan momentum kenaikan harga plastik ini, hendaknya dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memilah sampah non organik dari rumah dan menjadikannya sebagai sumber tambahan pendapatan. Sehingga, seiring dengan kondisi ini, DLH Surabaya memperketat pengawasan di sekitar TPS. Fikser menekankan agar pemilahan sampah dilakukan sebelum sampah masuk ke TPS sehingga lokasi pembuangan tetap bersih dan hanya menampung residu. DLH juga siap memfasilitasi jadwal pengambilan sampah hasil pemilihan warga melalui koordinasi bersama RT dan RW.

Lebih lanjut, menurut Fikser, pengumpulan sampah nantinya dapat dilakukan secara kolektif di tingkat lingkungan, seperti di Balai RW, Balai RT, atau titik yang telah disepakati warga sebelum diambil petugas DLH untuk ditimbang dan dibayar. sb-04/dsy

Berita Terbaru

Apresiasi Laporan Komisi E DPRD Jatim, BPBD Sebut Anggaran Pos Mie Instan di RAPBD 2027 Masih Input Awal

Apresiasi Laporan Komisi E DPRD Jatim, BPBD Sebut Anggaran Pos Mie Instan di RAPBD 2027 Masih Input Awal

Senin, 02 Nov 2026 09:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 09:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SIDOARJO- Laporan Komisi E DPRD Jawa Timur terhadap usulan anggaran BPBD Jawa Timur pada Rancangan APBD 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD…

Fraksi PDI-P Kritisi Anggaran Bencana, Bunda Renny : Libatkan UMKM dan Petani Terdekat

Fraksi PDI-P Kritisi Anggaran Bencana, Bunda Renny : Libatkan UMKM dan Petani Terdekat

Senin, 02 Nov 2026 09:22 WIB

Senin, 02 Nov 2026 09:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Belanja logistik untuk penanganan korban bencana di Jawa Timur mendapat atensi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari…

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…