Wujudkan Tata Kelola Transparan, Probolinggo Minta OPD Tindak Lanjut Pencegahan Korupsi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Probolinggo Mohammad Haris saat memimpin rapat koordinasi dan evaluasi (rakorev) di ruang Argopuro Kantor Bupati Probolinggo. SP/Foto:Diskominfo Probolinggo
Bupati Probolinggo Mohammad Haris saat memimpin rapat koordinasi dan evaluasi (rakorev) di ruang Argopuro Kantor Bupati Probolinggo. SP/Foto:Diskominfo Probolinggo

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menindaklanjuti penyelesaian tindak lanjut hasil koordinasi pencegahan korupsi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah tersebut untuk memperkuat koordinasi antarpemangkat daerah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

"Rapat koordinasi difokuskan pada evaluasi tindak lanjut hasil koordinasi pencegahan korupsi di seluruh OPD," jelas Bupati Probolinggo Mohammad Haris, Rabu (01/07/2026).

Berdasarkan hasil evaluasi, sebagian besar OPD telah menyelesaikan penginputan data dan penelaahan kelengkapan dokumen. Namun, masih terdapat sejumlah OPD yang harus melengkapi persyaratan administrasi, antara lain dokumen yang belum ditandatangani pejabat berwenang, dokumen kepemilikan tanah, serta penjelasan tambahan terkait dokumen hibah dan pokok-pokok pikiran (pokir).

Lebih lanjut, Haris menegaskan kepatuhan terhadap aspek administrasi merupakan bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas. Ia juga meminta setiap kepala OPD tidak hanya berfokus pada pemenuhan administrasi, tetapi memastikan seluruh dokumen disusun secara lengkap, akurat, dan sesuai ketentuan.

“Seluruh Perangkat Daerah harus bergerak cepat menyelesaikan setiap kekurangan. Jangan sampai persoalan administrasi menjadi penghambat pelayanan kepada masyarakat maupun pelaksanaan program pembangunan. Penyelesaian seluruh catatan hasil evaluasi harus dilakukan secepat mungkin agar tidak menghambat pelaksanaan program pembangunan maupun berbagai agenda strategis pemerintah daerah," katanya.

Pemkab Probolinggo menegaskan akan terus memperkuat sinergi antarpemangkat daerah untuk mendukung reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta mewujudkan pemerintahan yang efektif, transparan, dan bebas dari praktik korupsi. Sehingga, seluruh OPD diminta responsif menindaklanjuti hasil evaluasi agar pelayanan publik tetap optimal dan akuntabilitas pemerintahan terus meningkat. pr-01/dsy

Berita Terbaru

Catherine Hindra mundur dari direksi GOTO

Catherine Hindra mundur dari direksi GOTO

Kamis, 15 Okt 2026 00:58 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mendapatkan restu pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu, (…

QRIS Mulai bidik Hong Kong, India Masih Terkendala Negosiasi

QRIS Mulai bidik Hong Kong, India Masih Terkendala Negosiasi

Kamis, 15 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com – Indonesia menargetkan perluasan konektivitas pembayaran QRIS ke Hong Kong, Timor-Leste, dan Arab Saudi, dengan sejumlah pengembangan teknis d…

Jasa Marga Pacu Transformasi Layanan Usai Raih Penghargaan Danantara

Jasa Marga Pacu Transformasi Layanan Usai Raih Penghargaan Danantara

Kamis, 15 Okt 2026 00:54 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:54 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk meraih peringkat 10 dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026 sebagai BUMN dengan layanan terbaik, yang d…

Don Ritto Protes Dakwaan JPU

Don Ritto Protes Dakwaan JPU

Kamis, 15 Okt 2026 00:52 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Tim kuasa hukum tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) Don Ritto memprotes dakwaan yang disampaikan jaksa penuntut umum…

Jalan Kunti Digedor, Belasan Orang Diamankan!

Jalan Kunti Digedor, Belasan Orang Diamankan!

Kamis, 15 Okt 2026 00:50 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Operasi pemberantasan narkoba di kawasan Jalan Kunti, Surabaya, terus berlanjut. Polda Jawa Timur bersama petugas gabungan m…

Eks Kadis ESDM Jatim Didakwa Terima Rp 4,09 Miliar

Eks Kadis ESDM Jatim Didakwa Terima Rp 4,09 Miliar

Kamis, 15 Okt 2026 00:48 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Aris Mukiyono, didakwa menerima uang sekitar Rp 4,09 miliar d…