Arema FC Kalah Tipis dari Persija, Pelatih Eduardo Almeida Merasa Tidak Adil

Pelatih Arema Fc Eduardo Almeida

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Arema FC harus ikhlas menerima kekalahan saat melawan Persija Jakarta dalam pertandingan pekan ke 7 Liga 1 2022-2023 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (28/8/2022).

Gol Michael Krmencik menentukan kemenangan Macan Kemayoran 1-0 pada menit ke-45.

Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida mengaku semua tim bersedih atas kekalahan ini. Apalagi kekalahan ini menjadi yang pertama dialami Singo Edan sejak 19 tahun atas Macan Kemayoran.

 “Kami sedih pemain saya sedih tapi mereka sudah melakukan yang terbaik. Tentu saya tidak senang dengan hasil ini tapi saya bangga apa yang sudah ditunjukkan oleh pemain pada laga tadi,” kata Eduardo usai laga.

Pelatih asal Portugal ini, menganggap kekalahan timnya dari Persija Jakarta sebagai bentuk ketidakadilan dalam sepak bola. Eduardo Almeida menilai mereka selalu mampu mengontrol permainan. Tetapi justru kalah seperti saat lawan Persija saat ini.

Ia mengaku secara permainan timnya jauh lebih unggul dari Persija. Namun, satu gol kemudian menjadi pembeda besar.

“Hari ini bisa saya bilang bahwa sepakbola itu ada yang tidak fair. Sepanjang musim ini dalam 7 pertandingan kami mengontrol pertandingan dan lebih baik. Seperti hari ini selama 90 menit kita mengontrol permainan,” ujar Eduardo.

"Ini merupakan laga terbaik kami di Liga 1 sejauh ini, Saya sedih, karena pemain kami sudah bermain bagus, tapi harus kalah," imbuhnya.

Almeida menyebut anak asuhnya mencetak banyak peluang pada laga ini. Bahkan, menurut Almeida, peluang anak asuhnya lebih banyak daripada peluang Persija Jakarta. Arema memiliki banyak peluang emas tapi tidak ada yang gol. Sedangkan Persija hanya punya 2 peluang emas dan mampu mengkonversinya menjadi gol.

"Kami membuat peluang demi peluang, tapi gagal mencetak gol. Sementara, dalam catatan saya, Persija memiliki dua peluang, tapi mereka lebih efisien mampu mencetak satu gol," tutur Almeida.

Tim berjuluk Singo Edan memang mendominasi permainan dengan penguasaan bola mencapai 58 persen, dibanding catatan 42 persen milik lawan.

Berdasarkan statistik, Tercatat setidaknya Arema FC melakukan 11 kali upaya tendangan dengan enam di antaranya dianggap peluang matang.

Kekalahan memang selalu terasa tidak menyenangkan. Namun, Eduardo Almeida menegaskan, hal semacam ini bisa terjadi dalam sepak bola.

“Kami sudah melakukan yang terbaik. Tapi, terkadang dalam sebuah pertandingan sepak bola ada tim yang bisa memasukkan bola, ada pula tim yang tidak bisa mencetak gol,” kata pelatih berusia 43 tahun itu mengakhiri.

Kekalahan ini membuat posisi sementara Arema FC di  Liga 1 2022-2023 tertahan di urutan 9 dengan 10 poin. Sementara itu, Persija naik ke posisi 5 klasemen Liga 1 dengan 14 poin dari tujuh pertandingan. mlg