Diawal Libur Tahun Baru 2024

Musim Liburan, Taman Wisata Mekarsari Era 1990-an Tampak Mangkrak dan Sepi Pengunjung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi Taman Buah Mekarsari yang terlihat tak terawat dan sepi dari pengunjung di awal tahun 2024. SP/ BGR
Kondisi Taman Buah Mekarsari yang terlihat tak terawat dan sepi dari pengunjung di awal tahun 2024. SP/ BGR

i

SURABAYAPAGI.com, Bogor - Masih ingatkah wisata Taman Buah Mekarsari yang berada di Jalan Raya Cileungsi – Jonggol KM. 3, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat yang dikenal sejak era 1990-an oleh almarhum Tien Soeharto, kini Keberadaaan Taman Wisata tersebut tampak sepi pengunjung bahkan di saat libur Tahun Baru 2024. Terlihat pula infrastruktur yang juga tidak terawat dengan baik.

Mengutip dari laman resmi Kabupaten Bogor, Rabu (03/01/2024), pada saat diresmikan di tahun 1995 mulanya tempat ini bernama Taman Buah Mekarsari. Namun seiring bertambahnya varian tanaman yang dibudidayakan tidak hanya jenis buah-buahan saja, tapi juga jenis sayur-mayur serta tanaman hias. Itu sebabnya pada 2004 Taman Wisata Buah Mekarsari berganti nama menjadi Taman Wisata Mekarsari. 

Selain itu, di area wisata tersebut juga disediakan wahana permainan menarik untuk menambah kegembiraan bagi para wisatawan yang berkunjung. Sayangnya kini, kondisi taman tersebut sudah jauh berbeda dan kurang terawat setelah sekian lama beroperasi. 

Hal tersebut diketahui dari unggahan seorang pejalan di TikTok melalui akun @lelaccc pada Minggu 31 Desember 2023 yang mengungkap sepinya pengunjung, bahkan di tengah musim liburan.

"Kondisi Taman Buah Mekarsari sekarang, padahal aku datang waktu liburan Nataru," katanya di awal video tersebut, dilihat Rabu (03/01/2024).

Meski begitu ia mengatakan tetap menyukai Taman Buah Mekarsari, karena menurutnya jadi tempat yang bagus untuk healing. Lalu di cuplikan video lain, ia menggambarkan fasilitasnya yang sudah usang dan terkesan tua.

"Buat keliling, kita pilih naik kereta (kereta wisata). Aku pilih paket Rp50 ribu per orang. Tapi sekarang ada opsi drive thru juga," jelasnya lagi. 

Dalam unggahan video tersebut, sang pemilik akun juga menjelaskan bahwa tanaman yang ada terlihat tumbuh subur, sehingga membuat adem suasana. Ia pun berkesempatan untuk memetik buah belimbing.

"Beberapa orang mungkin melihat dengan kesan "horor", tapi ada juga yang ingin nostalgia wisata ke sini," tutupnya di akhir video. 

Diketahui Taman Wisata Mekarsari memiliki 1.470 varietas tanaman buah dan sekitar 100.000 pohon. Di tempat ini terdapat juga laboratorium untuk menyilangkan beberapa varietas tumbuhan yang menghasilkan Barbados cherry, jambu air irung petruk, jambu air cengkih, nenas arnis, jambu air toon klow.

Destinasi wisata ini juga terkenal telah membuat percobaan persilangan buah cempedak dan nangka yang dinamakan pedakka, cempeka, dan nangkadak. Selain itu, di Taman Wisata Mekarsari juga dapat menjumpai tanaman-tanaman langka seperti bunga bangkai, sawo kecik, kesemek, serta tanaman-tanaman tropis seperti salak, nangka, jeruk, rambutan, belimbing, melon, dan masih banyak lagi.

Salah satu fasilitas terkenalnya adalah kereta wisata keliling merupakan wahana yang akan mengajak pengunjung untuk berkeliling menjelajahi kebun buah koleksi Taman Buah Mekarsari serta menghadirkan berbagai wahana wisata air. bgr-01/dsy

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…