Rintis Usaha Helm Retro Beromzet Ratusan Juta

Samsul Hadi Susanto dengan yhelm retro atau klasik produksinya. SP/ LMG

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Berawal dari ide anaknya. Samsul Hadi Susanto sukses mengembangkan usaha industri rumahan, berupa helm retro atau klasik. Usaha rumahan Samsul bahkan mampu melibatkan 75 pemuda desa untuk turut sebagai pekerja di tempat Samsul.

Samsul mengaku, ia memulai bisnis pembuatan Helm ini dari nol dan dirintis sejak setahun yang lalu. Dari nol pengalaman dan modal awal Rp 200 juta yang ia keluarkan dari kantong pribadinya sebagian besar ia gunakan untuk menggelar pelatihan kepada para pemuda desa.

Pelatihan itu, mulai dari pelatihan menyablon, mendesain dan menjahit. "Modal awal Rp. 200 juta dan lebih dari Rp 100 juta habis untuk melatih para pemuda desa," ungkapnya.

Modal besar yang dialokasikan untuk melatih tenaga kerja adalah pada bidang sablon. Karena terus terang, tidak ada yang punya kemampuan dalam seluk beluk sablon.

Awalnya, dalam sehari baru bisa memproduksi 1 Helm. Kemudian berkembang mencapai puluhan produksi helm. Prospek penjualan helm retro produksi tangan - tangan terampil pemuda Keben dari hari ke hari menunjukkan geliat perkembangannya.

Sekalian menceburkan diri dunia usaha yang dipasarkan secara online, akhirnya Samsul memilih industri rumahan Helm karena meneruskan ide sang anak. 

Pemahaman Samsul mendapatkan ilmu membuat helm, ternyata didapatkan secara otodidak, yaitu dengan belajar bongkar pasang Helm yang sudah ada. Kini, dengan melibatkan setidaknya 75 pemuda desa, Samsul bisa membuat Helm Retro sebanyak 600 helm dengan berbagai ukuran mulai untuk anak hingga orang dewasa.

Kulit sintetis yang menjadi andalan helm produksi untuk berkarya memenuhi selera para pemesan dari luar kota. Ada 12 varian produk helm retro yang berhasil diproduksi Samsul, dan varian itu akan terus berkembang tergantung selera pasar.

Yang paling laku, helm anak-anak yaitu helm Tayo, Shiva, Hello Kitty, Spiderman, anak muslim, dan Upin-Ipin. Semua helm produk Samsul dikirimkan ke Jakarta dan dipasarkan secara online.

Sementara harga helm retro kreasinya beragam mulai Rp. 30 ribu (helm anak-anak, red) hingga Rp. 125 ribu untuk ukuran orang dewasa.

Keuletan Samsul menjalankan usaha ini, kini berbuah manis, keuntungan cukup besar dengan omset sekitar Rp. 500 juta perbulan. Samsul akan terus berkreasi untuk mengembangkan produknya ini. Dsy5