Tongzhi, Kaisar Cilik di Bawah Bayang-Bayang Ibu Suri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Napak Tilas Kekaisaran Dalam Dinasti China Kuno (12) SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kaisar Tongzhi, lahir sebagai Zaichun, adalah kaisar ke-10 Dinasti Qing China. Ia berkuasa dari tahun 1861 hingga tahun 1875. Terlahir dengan nama Aisin Gioro Zaichun pada 27 April 1856 dari pasangan kaisar Qing Wenzong (nama era : Xianfeng , Aisin Gioro Yizhu) dan ibunya merupakan salah satu wanita paling termashur dalam sejarah Tiongkok , yang kelak menjadiEmpress Dowager Cixi. “Sangkin termashurnya, pada saat Zaichun berkuasa, kekuasaannya banyak dibayang-bayangi oleh kekuasaan ibunya, Cixi. Meskipun ia memiliki pengaruh kecil dalam masalah istana, era kekuasaannya disebut oleh sejarawan sebagai "Restorasi Tongzhi", yaitu usaha stabilisasi dan modernisasi China yang gagal” kata sejarahwan. Menurut Thomas Wade , seorang sinolog sekaligus diplomat, bahwa frasa Tongzhi ini merupakan singkatan dari tonggui yu zhi yang dikutip dari Shujing (The Book of Document) yang punya makna seperti “restorasi”, berkaitan dengan salah satu event penting dimasa pemerintahannya yang disebut Restorasi Tongzhi . Zaichun naik tahta pada tanggal 11 November 1861, pada usia lima tahun dan menjadi kaisar Qing Muzong dengan name era Tongzhi. Dengan usaia lima tahun itu, tentu sebagai seorang kaisar, dirinya tetepalah anak kecil yang tidak tahu apa-apa mengenai kekuasaannya, maka dari itu ibu Zaichunlah yang menggerakkan Zaichun hingga kekuasaan di jamannya disebut kekuasaan yang dibayang-bayangi ibu suri. Di pemerintahan ini, Ibunya memanfaatkan untuk membagi kekuasaan dengan Empress Dowager Ci’an (1837-1881) dalam mengawal masa pemerintahan Tongzhi ini. Masa awal masa pemerintahan Tongzhi diwarnai oleh Pemberontakan Taiping (1850-1864) yang masih berlangsung. Dengan adanya pemberontakan itu, Mary Calabaugh mengatakan bahwa tidak hanya sebuah dinasti tetapi juga sebuah peradaban yang akan kolaps dan bangkit kembali melalui usaha ekstra keras dari orang-orang yang luar biasa di dekade 1860an yang disebut Restorasi Tongzhi. Saat pemberontakan yang berlangsung selama 14 tahun itu, Dinasti Qing benar-benar melemah sampai ketitik nadir. Meski demikian, Dinasti Qing masih dapat bertahan untuk beberapa dekade mendatang walau posisi Tiongkok dipanggung internasional berada di titik nadir pasca perjanjian di tahun 1860. Hal tersebut lantaran adanya pembungkaman berbagai pemberontakan dalam periode Tongzhi. Pada tahun 1873, sang kaisar muda mulai cukup dewasa untuk memerintah. Pangeran Gong menentang rencana membangun kembali Yuanming Yuan (Summer Palace). Dibulan September 1874, Cixi mempengaruhi kaisar untuk menyingkirkan Pangeran Gong walau dalam sehari kekuasaan Pangeran Gong kembali dipulihkan. Beberapa bulan kemudian , kaisar muda ini meninggal di bulan Januari 1875 tanpa seorang pewaris tahta. Cixi memilihAisin Gioro Zaitian (1871-1908), anak dari Pangeran Chun sebagai penerus tahta dengan nama era Guangxu (1875-1908). Nama generasi “Zai” menunjukkan bahwa Aisin Gioro Zaichun dan Aisin Gioro Zaitian sejajar dalam genealogi Qing.
Tag :

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…