Usai Disidak Wali Kota, Pasien RSUD Dr Soewandi Surabaya Masih Mengeluh

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pada Senin kemarin, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi  sidak ke RSUD dr Soewandi, mengevaluasi lamanya antrian pasien karena penyerahan data rekam medis dianggap lambat dan tidak rapi.

Usai sidak tersebut, Dokter Billy Daniel Messakh Direktur RSUD dr Soewandi Surabaya memastikan, bagi pasien yang datang tepat waktu sesuai jadwal, maka akan dilayani paling lama setelah menunggu atau mengantre selama 7 menit.

“Memang kelemahan kita di ERM, mestinya sudah E, tapi belum sampai ke situ. Status pasien tadi itu namanya rekam medis. Keterlambatan macam-macam penyebabnya. Yang jelas beberapa pasien luput,” ungkapnya.

Dia memastikan perubahan itu akan terlihat hari Selasa (29/11/2022), tidak ada lagi pasien yang harus mengantri lama bahkan sampai berjam-jam. Tetapi ketika melihat dilapangan masih beberapa orang merasakan lamanya proses pelayanan di RSUD dr Soewandi.

Pada saat mendaftar antrian di ERM pasien merasakan kepuasan tidak terjadinya problem lagi, tetapi ketika sudah berada di Rumah Sakit, pasien masih harus menunggu berjam-jam untuk di panggil atau hanya mengambil obat dan menunggu hasil.

“Saya dari jam setengah 10 pagi tadi, baru di panggil jam 1 lebih 15, mungkin karena saya pasien terakhir atau mungkin saya tidak mendapatkan nomor antrian,” ujar Subekti, warga lansia bertempat tinggal di tambak asri.

“Udah daftar di online, dapat antrian nomor 127, aku datang jam 7 pagi baru selesai jam setengah 2 siang, mungkin juga pasien banyak hari ini, tapi padahal Cuma ambil bekas jahitan saja dan menunggu obat,” pungkas Ibu Lansia bertempat tinggal di Semolowaru.

Ada juga pasien rujukan, sudah 2 hari mau menemui dokter tetapi tidak dapat ditemui dikarenakan Dokter sedang dalam operasi. Maka dari itu si pasien harus kembali mendaftar online ulang dan harus datang pagi agar bisa bertemu dengan Dokter.

Dari hari ini bisa disimpulkan bahwasanya janji Direktur RSUD dr Soewandi yaitu Dokter Billy, masih mungkin bertahap untuk melaksanakan evaluasi yang diberikan Walikota Surabaya kepada Pelayanan dan sistem rekam medik di RSUD dr Soewandi.

Memang selama ini ERM sudah berjalan lancar atau daftar online, tetapi ketika sudah ditempat pasien masih mengalami kelambatan pelayanan kepada pasien itu sendiri.dri