Ilustrasi bom

SURABAYAPAGI.com - Sebuah tempat ibadah di Karawang diteror bom. Pelaku yang menebar ancaman itu sudah ditangkap polisi.

Seseorang yang belum diketahui identitasnya mengancam meledakkan bom di Kelenteng Kwan Tee Koen, Jalan Ir. H. Juanda No. 1A, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Minggu (21/2/2018).

"Betul ada pengancaman bim di tempat ibadah. Pelakunya sudah diamankan," ujar Dirkrimum Polda Jabar, Kombes Umar Surya Fana kepada detikcom melalui pesan singkat Senin (12/2/2018).

Ancaman teror bom itu pertama diketahui oleh Karuna Atmaja, seorang buruh. Saat keluar dari kelenteng, ia dihampiri seorang pria misterius. Menggunakan kaos sepak bola warna oranye garis hitam dan celana jeans panjang biru, pria itu menitipkan satu bungkusan kepada Karuna agar menyerahkan kepada seseorang.

Umar mengungkapkan, isi bungkusan itu berupa satu buku bersampul merah dan uang sebesar Rp 10.000. "Setelah diterima saksi, selanjutnya yang memberikan bingkisan tersebut langsung pergi," kata Umar.

Bungkusan itu lalu diserahkan kepada Lianto, seorang pengurus kelenteng. Oleh Lianto, bungkusan itu kemudian disimpan di meja dalam klenteng.

Pengurus kelenteng kemudian menyerahkan bingkisan itu kepada seorang polisi yang kebetulan tengah mampir ke lokasi. Dalam bungkusan itu terdapat selembar surat yang intinya meminta sejumlah uang.

Surat itu bertulis "Rp. 63.000.000,Sejarah pembodohan uang sudah terungkap mending lo TF : ke rek Gua 1091620125 (BCA) atau gua bom tempat loe."

Umar mengatakan perkara ini ditangani Polres Karawang. Siang ini Polres Karawang akan merilis pengungkapan teror ancaman bom itu. (dt/cr)