Pasangan kekasih yang terbakar bernama Robi (34) dan Eni Sri Lestari (40) saat ini sedang dirawat di RSUD Dr. Soetomo. (SP/FIRMAN)

SURABAYAPAGI.com,Wiyung - Asmara memang buta. Seperti yang terjadi di sebuah kamar kos jalan Babatan Gg I, Wiyung, Surabaya, Kamis (5/4) malam. Pasangan kekasih bernama Robi (34) dan Eni Sri Lestari (40) diketahui pemilik kos dan warga tengah sekarat dengan tubuh penuh luka bakar. Bahkan kepulan asap keluar dari fentilasi kamar kos yang dihuni pasangan itu. Keduanya melakukan percobaan bunuh diri dengan membakar diri diatas kasur milik mereka.

Kapolsek Wiyung, Kompol Rasyad dibantu warga yang melakukan pengecekan dilokasi segera melarikan dua korban itu ke rumah sakit Wiyung Sejahtera untuk mendapatkan tindakan medis.

Dari hasil pemeriksaan tim medis, luka bakar yang dialami Robi cukup parah sedangkan Eni juga mengalami luka bakar yang cukup serius.

Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Wiyung, Ipda Sumarno menuturkan jika sampai saat ini kedua korban tersebut masih menjalani perawatan intensif dan belum sadarkan diri.

Keterangan yang dihimpun polisi, keduanya mengaku telah menikah secara siri. Sebelum kejadian, terdengar suara cek cok antara dua pasangan tersebut.

"Jadi mereka sempat bertengkar. Saksi yang kami periksa salah satunya pemilik kos mengatakan jika dia diberitahu anak kos lain yang sempat melihat kepulan asap itu keluar setelah pertengkaran keduanya," kata Sumarno,Jumat (6/4) sore.

Sementara itu, Dodi pemilik kos menyebut jika sebelum ditemukan dalam kondisi terbakar, anak kos yang meminta bantuannya sempat melihat korban Eni keluar sambil menenteng botol air mineral berisi bensin. Bahkan korban sempat terceplos kalimat bunuh diri.

"Waktu anak kos yang depan kamar korban itu keluar, dia sempat melihat kalau korban membawa sebotol bensin. Ditanya katanya buat bunuh diri," kata Dodi.

Warga sekitar yang enggan disebut namanya memberikan informasi mencengangkan. Eni atau korban perempuan ternyata pernah berprofesi sebagai pemandu lagu di masa mudanya. Mereka menyebut sebagai wanita nakal.

"Dia itu sudah tua, yang laki itu lebih muda. Dia dulu anak nakal gitu mas. Kayaknya yang laki ini kena pelet kok gak mau lepas," kata seorang warga.

Lebih lanjut, Ipda Sumarno juga belum dapat memberikan informasi yang mendetail karena pihak keluarga perempuan yang di Madiun belum dapat ditemukan. Selaim itu, keterangan dari keluarga Robi, mereka mengaku jika tidak ada yang mengetahui hubungan Robi dan Eni tersebut sudah sejauh mana. Padahal Robi sendiri berstatus sebagai suami orang dengan tiga anak.

"Waktu kami datangkan keluarga korban laki-laki,mereka malah baru tahu kalau keduanya saling menikah secara siri. Kami belum dapat memberi informasi banyak, karena korban masih tak sadarkan diri setelah dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo," tutup Sumarno.fir