5.619 Pekerja Migran Asal Jatim Pulang dari Negara Terjangkit Covid-19

Surabaya Pagi, Surabaya – Sebanyak 5.619 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jatim telah pulang dari negara penempatan sejak awal Januari sampai 29 Maret 2020 menurut data Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur.

Sebagian besar PMI asal Jatim ini memang pulang dari negara terjangkit Covid-19. Antara lain, yang pulang dari Hong Kong sebanyak 2.498 orang, Taiwan 1.270 orang, dan Singapura 1.021 orang.

Berdasarkan data Disnakertrans Jatim daerah asal terbanyak PMI yang sudah pulang itu di Kabupaten Malang. Yakni sebanyak 821 orang. Lainnya, Kabupaten Blitar 778 orang, dan Ponorogo 688 orang.

Kepala Disnakertrans Jatim Himawan Estu Bagijo mengatakan, untuk jumlah PMI asal Jatim yang masih berada di negara penempatan dan akan pulang menjelang lebaran belum terpantau.

Namun, berdasarkan data 2019 lalu, Himawan mengestimasi totalnya ada 12.000 PMI dari sejumlah daerah di Jatim dengan penempatan di berbagai negara yang pulang menjelang lebaran.

“Kalau tahun lalu terbanyak dari negara seperti Hong Kong, Malaysia, Taiwan, dan Singapura. Menjelang lebaran, biasanya mereka pulang lewat tiga pintu masuk,” ujarn Himawan.

Adapun tiga pintu masuk yang dia sebutkan antara lain dari Bandara Internasional Juanda Surabaya, Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten, dan Pelabuhan Bintan Bintan, Kepulauan Riau.

Mantan Kepala Biro Hukum Pemprov Jatim ini mengatakan pihaknya tidak bisa memperkirakan berapa total yang sudah pulang, karena hanya bisa memantau yang datang di pintu masuk Bandara Juanda saja.

“Kalau berdasarkan estimasi 2019 lalu, jumlah PMI asal Jatim yang diperkirakan akan pulang menjelang Lebaran tahun ini mencapai lebih dari 6.300 orang” kata Himawan. “Nanti kami akan melakukan sesuai dengan regulasi yang ada,” ujarnya. Pemprov juga menyediakan sistem screening untuk kepulangan PMI.