•   Senin, 17 Februari 2020
Ekonomi China

Aksi AS Bikin Yuan Tersenyum Kuat

( words)
Mata uang China yuan SP/Okzn


SURABAYAPAGI.com – Perang dagang yang sempat memanas kini alami penurunan suhu hal ini akibat kemurahan hati Presiden Xi yang membebaskan bea tambahan untuk produk AS dan hingga Trump menganggap bahwa itu sesuatu itikad baik dari China sampai AS akhirnya menunda pemberlakuan tarif tambahan bagi China.

Aksi balas budi oleh Trump ternya disambut baik oleh yuan. Pasalnya, nilai tukar yuan kini menguat ke level tertinggi dalam tiga pekan terakhir pada Kamis (12/9).

Mengutip Reuters, nilai tukar yuan di pasar onshore menguat 0,4% menjadi 7,0848 per dollar pada siang ini, Kamis (12/9). Ini merupakan level terkuat sejak 23 Agustus. Sementara, yuan di pasar offshore juga menguat ke posisi 7,0786 per dollar AS, yang merupakan level paling perkasa sejak 22 Agustus lalu.

"Adanya niatan baik dari kedua belah pihak, telah mengurangi harapan memanasnya tensi perang dagang AS-China meskipun secara struktural perbedaan di antara AS dan China masih jelas terlihat," jelas analis Citi dalam laporannya yang dirilis hari ini.

Melansir Reuters, sebelumnya Amerika Serikat dijadwalkan akan menaikkan tarif barang-barang impor China senilai US$ 250 miliar per tanggal 1 Oktober 2019. Ini merupakan hari lahirnya Republik China yang ke 70.

Kini, batas waktu penerapan kenaikan tarif ditunda menjadi 15 Oktober untuk menghindari bentrokan dengan Hari Nasional. Dalam cuitannya di Twitter pada Rabu (11/9), Trump bilang, penundaan itu merupakan permintaan dari Liu He, wakil perdana menteri dan top negotiator China dengan Washington.

Berita Populer