•   Kamis, 30 Januari 2020
SGML

Alumni Ponpes Sunan Drajat Miliki Wadah Pessandra

( words)


KH Abd Ghofur Berpesan, Agar Pessandra Bisa Jalankan Thoriqot Pendidikan dan Bermanfaat Untuk Umat

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mimpi para alumni Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan memiliki wadah organisasi kemasyarakatan akhirnya terwujud. Dan pada Minggu (13/5/2018) malam Pengurus Pusat Persatuan Santri Alumni Sunan Drajat (Pessandra) dilantik oleh KH. Abd Ghofur disela acara puncak Haul Mbh Banjar, Mbah Mayang Madu dan Kanjeng Sunan Drajat.

Pengukuhan pengurus Pessandra ini, seperti yang disampaikan oleh Sulanam ketua Pessandra, sebagai rangkaian lanjutan setelah terbentuknya pengurus Pessandra melalui hasil Musyawarah Nasional (Munas) ke 1 pada 27 April 2018.

"Alhamdulillah dengan kerja keras semua pihak, dan diikuti niat tulus untuk ikut membesarkan Pondok Pesantren dengan jaringan para alumni, akhirnya wadah ini terbentuk,"kata Sulanam disela-sela pelantikan.

Karena beratnya tanggung jawab yang harus diemban inilah lanjut Sulanam, komposisi kepengurusan Pessandra tingkat Pusat ini diisi alumni dari berbagai profesi, untuk menguatkan organisasi kemasyarakatan yang dibentuk para alumni ini.

Ia menyebutkan komposisi kepengurusan hampir semua profesi ada, Kiai, Guru, Dosen, Pengacara, anggota TNI/Polri, Kades, ASN, Pengusaha, Pedagang hingga Wartawan."Komposisi kepengurusan dari berbagai profesi ini dimaksudkan, agar perjalanan organisasi ini bisa berjalan sesuai dengan visi dan misi yang tertuang dalam AD/ART,"terangnya.

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat KH Abd Ghofur sebelum melantik sekitar 100 lebih pengurus Pessandra yang disaksikan ribuan masyarakat dari berbagai penjuru kota dan kabupaten di Jawa Timur meminta kesiapan pengurus Pessandra. "Sebelum saya lantik, saudara-saudara sanggupkah menjadi pengurus Pessandra," tanya Kiai Kharismatik yang memiliki puluhan ribu santri di penjuru nusantara ini.

Mendegar pertanyaan kiai, semua pengurus kompak menjawab sanggup. Usai mendengarkan kata sanggup dari para pengurus Pessandra tersebut, kiai kembali mengingatkan agar pengurus sungguh-sungguh untuk menjalankan amanah ini. "Pelantikan ini dicatat dan disaksikan Allah dan para malaikatnya, "kata kiai Ghofur mengingatkan.

Usai semua pengurus menyatakan sanggup mengemban amanah, akhirnya kiai Ghofur melantik dan membacakan naskah pelantikan yang ditirukan oleh pengurus. Ada 4 poin naskah pelantikan yang ditirukan oleh pengurus Pessandra.

Poin pertama bertaqwa kepada Allah SWT, dan menjalankan syariat islam, kedua setia kepada pancasila, NKRI, menjunjung nama baik PPSD, dan selalu berpedoman pada islam ahlussunah wal jama’ah.

Selanjutnya poin ke tiga, Pessandra diminta juga menjunjung tinggi amanat yang dipercayakan kepada saya dengan penuh rasa tanggung jawab, dan poin terakhir menunaikan segala kewajiban saya guna terwujudnya cita-cita Pessandra dengan berpegang teguh kepada AD/ART.

Sementara itu Kiai Ghofur berpesan, agar pengurus Pessandra ikut andil dalam upaya pengembangan dakwa melalui pendidikan."Thoriqot pondok Sunan Drajat iku thoriqot pendidikan, saya minta para alumni ikut mengembangkan pendidikan,"pinta Kiai Ghofur.

Dan kiai Ghofur juga berpesan, agar keberadaan Pessandra ini kedepanya bisa memberikan manfaat kepada alumni PPSD dan masyarakat dalam berbagai hal, lebih-lebih soal pendidikan dan agama, karena agomo iku noto pie apik e (agama itu menata bagaimana baiknya red).jir

Berita Populer