•   Jumat, 6 Desember 2019
Ekonomi NKRI

APBN 2020 Ditetapkan, Jokowi Ingatkan Lembaga Hati Hati Kelola Anggaran

( words)
presiden Joko Widodo


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta -Jokowi menyampaikan, dalam APBN 2020 sebagian besar untuk pembangunan SDM. Pemerintah menganggarkan Rp 423 triliun untuk infrastruktur dan Rp 508 triliun untuk pendidikan.

Jumlah ini tentunya terbilang besar, maka dari itu Jokowi meminta kementerian/lembaga hingga Pemda berhati-hati dalam mengelola anggaran.

"APBN 2020 kita telah menetapkan anggarannya, secara garis besar Rp 423 triliun untuk belanja infrastruktur, kemudian Rp 508 triliun untuk pendidikan dan Rp 132 triliun untuk kesehatan. Ini adalah duit semua, duit semua. Hati-hati dengan angka-angka sebesar ini. Belum bidang-bidang yang lainnya," ujar Jokowi saat membuka Rakornas LKPP di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Meski alokasi anggaran berada di bawah kewenangan kementerian/Lembaga, Jokowi meminta LKPP proaktif membantu menggerakkan perekonomian.

"Walaupun kebijakan alokasi anggaran berada di kewenangan kementerian/lembaga, namun LKPP dapat proaktif agar segera menggerakkan perekonomian. Jangan sampai cara yang lalu masih kita gunakan," kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi mengaku jengkel karena ada proses tender yang masih berlangsung di bulan November 2019. Untuk tender konstruksi, nilainya mencapai Rp 31,7 triliun.

Jokowi meminta agar kejadian ini tidak lagi diulangi. Sebab, jika pengerjaan konstruksi main asal kebut, hal itu akan mempengaruhi kualitas infrastruktur yang dibangun.

"Lepas Agustus masih urusan lelang, gimana? Tapi kenyataannya masih banyak dan ini kita ulang terus kesalahan seperti ini. Akhirnya apa? Ya kualitasnya jelek. Jembatan ambruk, ya kayak gini November masih lelang, SD ambruk. karena kerja cepat-cepatan dan pas kerja pas basah, hujan," pungkas Jokowi.

Berita Populer