Batas Ekspos Ciptakan Nuansa Natural

SURABAYA PAGI, Surabaya - Desain batu bata ekspos tengah digandrungi dalam desain interior. Penggunaan desain ini sering digunakan untuk menciptakan hunian dengan nuansa natural. Material utama bata

Ekspos berupa tanah liat dapat menghadirkan nuansa alami dan eksotis jika diterapkan dengan susunan yang benar dan rapi.

Sebagai infromasi, bata ekspos adalah bata penyusun dinding yang dibiarkan polos tanpa plester dan aci. Dengan begitu akan terekspos karakter bata, baik berupa warna, tekstur dan bentuknya.

Salah satu tempat yang menyediakan bata ekspose adalah Bata Ekspose Indonesia yang terletak di Jalan Raya bypass Juanda km 1 Sedati, Sidoarjo. Surata sebagai pendiri Bata Ekspose Indonesia menjelaskan, pada

Dasarnya ada tiga tipikal bata ekspos. Masing-masing ditentukan oleh fungsinya, ukuranya, dan bahannya.

“Pertama Bata Tempel, panjangnya 23 cm, tinggi 5,5 cm, tebalnya 2 cm. itu funginya kalo dinding sudah ada misalnya renovasi, aksesoris indoor atau outdoor. Kedua Bata Balok, panjang 23 cm, lebar 10 cm, tebal 5,5

Cm. Fungsinya kalo dinding belum ada, dia pakai bata balok itu. Ketiga, Bata Engine, yaitu dari beberapa tumpukan bahan di press mesin, tapi itu bukan produk lokal tapi impor karena kita gapunya mesinnya.” jelasnya kepada Surabaya Pagi.

Surata juga menjelaskan keunggulan Bata ekspose dibandingkan bata biasa yaitu dari kepadatan, harga, dan daya tahan.

“Kalau bata ekspos itu padat, karena dia bisa dipakai di outdoor jadi harus rapat biar air tidak masuk. Terus bata biasa juga harus di lapisin (dilepo), kalau tidak 2-3 bulan sudah retak atau merupul, nah kalau bata ekspose ini tidak” ungkapnya pada Senin (23/3/2020).

Konsep batu bata ekspos yakni penyusunan batu bata untuk dinding secara polos atau tanpa plester. Dengan begitu karakter, tekstur, warna, dan bentuk dari batu bata tersebut akan terekspos dan terlihat menonjol

Dalam ruangan. Bata ekspos cocok diterapkan pada hunian yang mengusung konsep industrial, rustic, hingga skandinavian.hab