•   Minggu, 8 Desember 2019
Perbankan

BI Naikkan Target Surplus untuk Tahun Depan

( words)
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. SP/cnb


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Target 2019 terlampaui, Bank Indonesia akan menaikkan target surplus operasional pada tahun 2020 dengan total kenaikan Rp 3,60 triliun atau 20,88% dari target surplus operasional Anggaran Tahunan Bank Indonesia (ATBI) tahun 2019 yang sebesar Rp 17,25 triliun sehingga target 2020 akan menjadi Rp 20,85 triliun.

Gubernur BI, Perry wijayanto sangat optimis jika target tersebut bisa tercapai. Menurut Perry keoptimisan tersbut di dorong oleh target penerimaan yang lebih besar dari target pengeluaran.
Jika dirincikan, penerimaan pada RATBI 2020 ditargetkan bisa mencapai Rp 31,99 triliun atau meningkat 17,84% dari target penerimaan ATBI 2019 yang sebesar Rp 27,15 triliun.

Selain itu, penerimaan diproyeksikan akan berasal dari hasil pengelolaan aset valuta asing (valas) sebesar Rp 31,89 triliun.

Selanjutnya, penerimaan akan datang dari operasional kegiatan pendukung yang sebesar Rp 23 miliar.

Sementara itu untuk pengeluaran diproyeksikan akan ada sebesar Rp 11,15 triliun. Angka ini lebih besar 12,56% dari pengeluaran pada ATBI 2019 yang sebesar Rp 9,90 triliun.

Penyumbang pengeluaran masih dari komponen yang sama dengan pengeluaran di ATBI 2019, yaitu gaji dan penghasilan lainnya yang sebesar Rp 3,75 triliun, manajemen sumber daya manusia sebesar Rp 2,95 triliun, dan pengeluaran logistik sebesar Rp 1,41 triliun.

Selain itu, ada juga pengeluaran dari penyelenggaraan operasional kegiatan pendukung sebesar Rp 1,29 triliun, program sosial BI dan pemberdayaan sektor riil dan UMKM yang sebesar Rp 520 miliar, pengeluaran pajak sebesar Rp 961 miliar.

Pengeluaran pajak merupakan satu-satunya komponen anggaran pengeluaran yang mengalami penurunan dari anggaran ATBI 2019. Penurunan anggaran pengeluaran pajak adalah sebesar 0,41% atau sebesar Rp 4 miliar dari ATBI 2019 yang sebesar Rp 965 miliar.

Berita Populer