BPBD Kediri Dropping Air Bersih dan Bagikan Tandon Air

Petugas saat melakukan dropping air bersih bagi warga yang terdampal. SP/ BJ

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Adanya kerusakan penampungan dan aliran air di wilayah Desa Besowo mengakibatkan ribuan warga mengalami krisis air bersih selama seminggu terakhir. Oleh karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) gencar melakukan dropping air bersih bagi warga yang terdampak, Kamis (14/1/2021).

Plt Kalaksa BPBD Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi menjelaskan jika kerusakan aliran tersebut dipicu dari faktor alam yakni material sungai di lereng Gunung Kelud menyumbat saluran air yang biasa digunakan warga untuk kebutuhan sehari hari.

Saluran air yang menghubungkan ke bak penampungan tersebut mengalami rusak parah di sisi sebelah timur hingga tidak bisa digunakan lagi.hal tersebut berdampak pada 6 dusun di 1 desa mengalami kesulitan air bersih. Sekitar 6000 warga Desa Besowo sekarang hanya menggantungkan dari kiriman air dari BPBD Kabupaten Kediri dan PDAM.

“Untuk mengatasi persoalan warga yang kekurangan air bersih tersebut, kami dari BPBD akan membantu mencukupi kebutuhan air bersih mereka secara bertahap, utamanya untuk mencukupi kebutuhan sehari hari,” terangnya.

Slamet Turmudi kembali menambahkan jika tidak hanya dropping air, namun pihaknya juga memberikan bantuan tandon air sebanyak 10 unit di Desa Besowo. Dari pantauan, warga Dusun Krajan antre mengambil air bersih dari tandon yang baru saja diisi petugas.

Menurut Edvans kepala dusun krajan Desa Besowo, ada dua jenis bantuan air dari pemerintah. Dropping air dari BPBD Kabupaten Kediri digunakan untuk kebutuhan memasak, Sedangkan dropping PDAM untuk kebutuhan yang lain seperti mencuci dan kebersihan.

“Dengan adanya bantuan dari Pemerintah Daerah semoga kebutuhan air warga semua bisa tercukupi,” harap Edvans. Dsy11