Diajak Jemur Pagi, bisa Tingkatkan Kesembuhan 100 Persen

Pasien sembuh yang baru dirawat di RSDL Indrapura, akhirnya hari Minggu (12/7/2020) kemarin bisa kembali ke keluarga dan rumah masing-masing. Foto: SP/Aditya

 

Cara RSDL Indrapura Tangani Pasien Covid-19 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tingkat kesembuhan pasien covid-19 yang dirawat di RS Darurat Lapangan (RSDL) Indrapura terus meningkat. Bahkan, sejak beroperasi tanggal 25 Mei dan diresmikan oleh Kepala Gugus Tugas Pusat Letjend. TNI Doni Monardo bersama Menkes RI Terrawan Agus Putranto pada tanggal 3 Juni 2020 lalu, hingga Minggu (12/7/2020) kemarin, pasien sembuh yang dirawat di RSDL Indrapura, mencapai 100 persen.

 Dari data yang dihimpun Surabaya Pagi, RSDL Indrapura, telah merawat 419 orang pasien terkonfirmasi positif covid-19. Dari jumlah total pasien yang dirawat tersebut, per Sabtu (11/7/2020), sebanyak 371 diantaranya telah dinyatakan sembuh dan kembali ke keluarga. Dan sebanyak 44 orang tengah menjalani perawatan serta 4 orang diantaranya dirujuk ke rumah sakit covid-19 yang lain.

 “Alhamdulillah, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di RSDL Indrapura, mencapai 100 persen. Kini, dari 419 pasien, sudah 371 orang telah sembuh. Sekarang yang tengah dirawat ada 44 orang, dan 4 orang lainnya dirujuk ke rumah sakit rujukan. Kami harap yang sedang dirawat segera menyusul,” kata Khofifah, Minggu (12/7/2020).

 Wanita yang juga mantan Menteri Sosial ini menyebutkan bahwa layanan di RSDL Indrapura terus ditingkatkan. Dalam menjalani perawatan, seluruh pasien diajak untuk membangun suasana yang positif. Bahkan masa penyembuhan di RSDL Indrapura sengaja dibuat ‘menyenangkan’.

 Setiap pagi, seluruh pasien diajak untuk berjemur sembari senam bersama para nakes. Kemudian di RSDL juga terdapat coffee shop dengan layanan self service. Serta di RSDL juga memberikan perawatan yang terbaik pada pasien. “Upaya untuk meningkatkan kesembuhan pasien covid-19 di Jatim adalah upaya yang tak henti kami lakukan. Prinsipnya adalah jika evakuasi pasien dilakukan dengan cepat, pelayanan juga cepat, maka kesembuhan juga dicapai dengan cepat,” tegasnya.

 Terlebih saat ini RSDL Indrapura yang dalam koordinasi Pangkogabwilhan II Marsekal Madya Imran Baidirus telah menjadi posko utama dalam menjalankan one gate referral system. Kecepatan penanganan pasien covid-19 yang dilakukan di RSDL Indrapura ini diharapkan juga diterapkan di seluruh RS rujukan covid-19 di Jatim.

 “Alhamdulillah dalam menjalankan RSDL Indrapura kami juga mendapatkan banyak dukungan, misalnya dukungan nakes dari jajaran TNI, dan juga dukungan alkes dari banyak pihak, ini adalah bukti bahwa penanganan yang optimal membutuhkan strong partnership dari seluruh elemen dan seluruh lini,” tegas Khofifah.

 Wanita yang juga pernah meraih pernghargaan sebagai Pemimpin Perubahan dari KemenPAN-RB ini berharap agar capaian membahagiakan dari RSDL Indrapura dapat menular ke 99 rumah sakit rujukan covid-19 di Jatim.

 Sehingga bisa turut meningkatkan case recovery rate covid-19 Jatim dan menurunkan angka kematian atau case fatality rate. adt/cr1/rm