•   Kamis, 17 Oktober 2019
Ekonomi NKRI

Diskon Harga Tiket Pesawat Rupanya tak Pengaruhi Tingkat Okupansi Hotel

( words)
Hotel Indonesia di Jakarta | FLICKR/Ya, saya inBaliTimur


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukmadani mencermati, rupanya terjadi peningkatan dalam okupansi hotel pada awal semester II tahun 2019 ini. Berdasarkan catatannya, keadaan ini berbanding terbalik dengan tingkat keterisian hotel pada periode semester I yang pernah terjerembab hingga 50%.

"Masih minim ya. Saya kira saat ini mungkin di bawah lima persen. Tapi di bulan Juli ini sudah tampak naik. Peningkatan ini pada umumnya terus naik hingga bulan September," papar Hariyadi di Jakarta, Selasa (23/7/2019).
Dia mengungkapkan, penaikkan ini masih belum dapat disimpulkan lantaran adanya kebijakan diskon harga tiket pesawat komersial. Karena, Hariyadi menilai, secara tahun berjalan, semester II selalu keadaannya lebih baik daripada semester I.

"Masih belum dapat disimpulkan apakah ada hubungannya penaikkan okupansi hotel dan murahnya harga tiket pesat. Tapi kalau ditinjau secara historis, semester II selalu lebih cerah daripada semester I," tutur Hariyadi.

Hariyadi menambahkan, walau peningkatan okupansi hotel ini ada pengaruh dari diskon harga tiket angkutan udara, menurutnya hal ini tidak akan terlampau signifikan. Soalnya, kebijakan diskon harga tiket pesawat itu hanya berlaku dalam waktu-waktu tertentu saja.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, pemerintah mengambil kebijakan untuk memberlakukan pemotongan harga tiket pesawat hingga 50 persen dari tarif batas atas mulai, Kamis (11/7/2019). Hari-hari diskon harga tiket pesawat adalah Selasa, Kamis dan Sabtu mulai pukul 10.00-14.00 waktu setempat.

Berita Populer