DPRD Jombang Minta Pemkab Tanggap Cepat Penanganan Covid-19

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - DPRD Jombang meminta kepada Pemkab Jombang, termasuk dua RSUD yang ada ini, Dinas Kesehatan, harus tanggap dan harus mempersiapkan fasilitas terkait penanganan Covid-19.

Ketua DPRD Jombang, Mas’ud Zuremi menegaskan, termasuk sekarang kepada alat perlindungan diri (APD). Ini juga harus dibicarakan, ndak boleh sembarangan, jangan enak-enakan.

"Jangan hanya sekedar seremonial, tidak. Yang terpenting ada reaksi cepat, terjun lapangan, kemudian apa yang kurang bicarakan. Bersama-sama saya kira bisa," tegasnya, saat ditemui di kantor Sekretariat DPRD Jombang, Selasa (31/3/2020).

Selanjutnya Mas’ud mengungkapkan, sampai hari ini 49 wakil rakyat usai menjalani isolasi mandiri setelah kunker keluar daerah, dinyatakan dalam kondisi sehat. Setiap harinya para wakil rakyat melaporkan cek kesehatannya.

"Termasuk suhu badan, dan dinyatakan sehat. Tidak ada indikasi, tidak ada kecurigaan kepada mereka. Nanti pada 2 April 2020 sudah berakhir masa isolasi mandiri. Sehingga pada 3 Maret sudah bebas melakukan kegiatannya," ungkapnya.

Menurut penjelasan Mas’ud, supaya tidak ada kecurigaan-kecurigaan dari anggota dewan. Karena mereka ini seakan-akan merasa tersudut, dikucilkan. Tidak hanya dimasyarakat, di keluarga sendiri ada yang tidak mau bertemu.

"Bahwasanya hal itu menjadi beban psikis bagi mereka. Hasilnya negatif didalam hal permasalahan yang diduga wabah korona ini. Artinya sehat sampai hari ini," jelas Politisi PKB ini.

Jadi setiap hari, lanjutnya, dilaporkan kepada Dinas Kesehatan. Setelah diterima Dinkes tidak ada permasalahan, tidak ada peringatan apapun. "Kalau tidak ada peringatan apapun, maka dinyatakan sehat," pungkasnya.(suf)