•   Rabu, 16 Oktober 2019
Kriminal

Driver Disetrum, Taksi Online Dirampok

( words)
Mobil Daihatsu Ayla L 1195 II warna merah yang dirampas perampok ditemukan di Pajaran, Peterongan, Jombang, Jumat (2/2/2018).


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perampokan kembali terjadi dan menimpa driver taksi online di Surabaya. Kali ini, perampokan itu menimpa seorang driver Go-Car bernama Yakut Azhari (40), asal Perumahan Tambak Rejo Indah, Waru, Sidoarjo. Selain dianiaya oleh sang perampok, mobil yang dikemudikan Yakut dirampas. Peristiwa itu menimpa Yakut di Perumahan Babatan Pantai Utara VII, di depan rumah no. 50 Surabaya.
Informasi yang diperolah di lapangan menyebut, peristiwa itu bermula saat korban menerima penumpang melalui aplikasi online. Penumpang itu akhirnya diambilnya dari Perumahan Kepuh Permai Tropodo, Waru Sidoarjo. Setelah naik, sang penumpang minta diantar ke Jalan Kalijudan Gang X Surabaya. Namun, sebelum turun, penumpang itu minta diantar lagi menuju ATM BCA untuk mengambil sejumlah uang.
Nah, usai mengambil uang, penumpang pria itu naik kembali ke mobil Yakut dan minta diantar ke Perumahan Babatan Pantai VII Surabaya. Tepat di depan rumah nomor 50, yaitu Jumat (2/1/2018) dini hari sekitar pukul 00.15 Wib, tiba-tiba penumpang itu menyetrum Yakut (korban) yang duduk di kemudi, menggunakan alat setrum genggam (stuntgun).
"Korban didekap dari belakang, dan oleh pelaku, pipi kiri korban disetrum dengan stuntgun tersebut," kata sumber di internal kepolisian.
Mendapat perlakuan itu, korban akhirnya berontak dan berhasil keluar dari kemudi mobilnya. Darisanalah, penumpang (pelaku) mengambil alih kemudi mobil Daihatsu Ayla, L 1195 II warna merah milik korban. Melihat itu, sontak korban berteriak minta tolong. Tak lama kemudian, 4 orang sekuriti perumahan datang dan ikut membantu mengejar pelaku. Sayang, upaya itu gagal.
Setelah gagal, oleh sekuriti perumahan itu, korban diantar ke Mapolsek Mulyorejo sekitar pukul 00.35 Wib. Disana, korban akhirnya melapor dan memberikan keterangannya. Mendapat laporan itu, Polsek Mulyorejo langsung berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya untuk melakukan olah dan TKP melakukan pengejaran terhadap pelaku.
"Benar kami menangani kasus pencurian dengan kekerasan (curas) itu. Kita terjunkan Tim Jatanras untuk melakukan pengejaran. Dan alhamdulillah pelaku sudah berhasil ditangkap. Saat ini masih kami kembangkan," tutur Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, terpisah.
Karena masih dikembangkan, AKBP Sudamiran belum membeberkan secara detail, siapa dan dari mana pelaku yang ditangkap tersebut. Namun dari informasi yang berkembang, pelaku ditangkap di rumahnya di daerah Sidoarjo. Meski sebelumnya, pelaku berikut mobil hasil rampasan itu, terdeteksi di Jombang. Tepatnya di halaman sebuah toko, Desa Pajaran, Peterongan, Jombang.
Wakapolres Jombang Kompol Edit Yuswo Widodo mengatakan, pukul 07.00 WIB, pihaknya mendapat informasi dari Polsek Mulyorejo, adanya perampasan mobil. Hasil penelusuran melalui ponsel pelaku, posisi terakhir berada di wilayah perbatasan antara Sumobito-Peterongan, Jombang. "Kami menerjunkan tim Sat Sabhara untuk melacak, ternyata hanya kami temukan mobil hasil rampasan," kata Edit. n bkr

Berita Populer