•   Senin, 27 Januari 2020
Internasional

Erdogan Ancam Perluas Serangan di Suriah

( words)
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan


Serangan Turki ke wilayah Suriah mendapat teguran dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Trump mengatakan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan harus mengendalikan serangan di daerah kubu Kurdi di Afrin. AFRIN, Ahmed Mustofa.
Erdogan mengancam akan memperluas serangan Turki terhadap wilayah Afrin di Suriah. Mereka mengancam akan memperluas hingga ke kota-kota lain di utara negara konflik tersebut. Perluasan wilayah serangan ini ditujukan untuk menyingkirkan kehadiran militan Kurdi Suriah yang menurut Ankara adalah teroris.
"Kami akan melanjutkan perjuangan kami sampai tidak ada teroris di perbatasan kami yang mengarah ke Irak," ucap Erdogan dalam pidatonya di Ankara, seperti dilansir dari AFP, Jumat 26 Januari 2018.
Erdogan juga berjanji akan 'membersihkan' Kota Manbij, di sebelah timur Afrin yang juga dipegang oleh Satuan Penjaga Masyarakat Kurdi Suriah (YPG).
Dikhawatirkan sekutu NATO dapat terbawa ke dalam konflik yang meningkat. Presiden Erdogan sebelumnya didesak agar mengurangi serangan militernya di Afrin, daerah Kurdi di Suriah utara.
Trump juga mewanti-wanti Erdogan tentang 'retorika anti-Amerika' yang disemburkan Turki, saat kedua sekutu NATO berselisih mengenai wilayah dekat perbatasan Turki, yang dikuasai Unit Perlindungan Rakyat Kurdi Suriah(YPG).

Washington mengandalkan YPG, kekuatan utama dalam aliansi Pasukan Demokratik Suriah (SDF), yang berperang melawan kelompok militan Islamic State (ISIS) di Suriah. Sebaliknya Erdogan menuduh YPG bersekutu dengan pemberontakan Kurdi tiga dekade di Turki selatan. 02

Berita Populer