Harga Batubara Indonesia Anjlok

SURABAYAPAGI, Jakarta - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Harga Batubara Acuan (HBA) sebesar USD 71,92 per ton untuk periode Juli 2019, harga tersebut mengalami penurunan dibanding bulan lalu.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerjasama Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan, harga batubara Juli 2019 mengalami penurunan sekitar USD 10 per ton, dari Juni 2019 sebesar USD 81,48 per ton.

"Perbandingan harga adalah USD 81.48 per ton pada Juni 2019 menjadi USD 71,92 per ton pada Juli 2019," kata Agung, di Jakarta, Jumat (5/7).

Penetapan HBA mengacu pada index pasar internasional. Ada empat index yang dipakai Kementerian ESDM untuk dijadikan patokan, yaitu Indonesia Coal Index (ICI), New Castle Global Coal (GC), New Castle Export Index (NEX), dan Platts59. Adapun bobot masing-masing index sebesar 25 persen dalam formula HBA.

"Penentuan HBA melalui penghitungan rata-rata indeks pasar batubara dunia," ujarnya.

Agung menyebutkan, beberapa hal yang menyebabkan HBA turun, yaitu adanya pembatasan impor batubara oleh India.

Karena ada beberapa pabrik keramik yang ditutup sementara, karena masalah lingkungan dan perang dagang antara China dan Amerika Serikat masih menjadi penyebab salah satu penurunan harga batubara.

"China meningkatkan produksinya untuk memenuhi kebutuhan domestiknya Dan Rusia mulai menjual batubaranya ke pasar Asia," tandasnya. jkt