•   Minggu, 15 Desember 2019
Kesehatan

Inovasi Mahasiswa UNAIR, Atasi Insomnia dengan SOTURU-Hydrogel Relaxant

( words)
Para mahasiswa Unair memamerkan produk mereka.


SURABAYAPAGI, Surabaya- Pola tidur masyarakat di Indonesia semakin tidak teratur di era globalisasi ini. Menurut data dari WHO (World Health Organization) kurang lebih 18% penduduk dunia pernah mengalami gangguan sulit tidur dan meningkat setiap tahunnya dengan keluhan yang sedemikian hebat sehingga menyebabkan tekanan jiwa bagi penderitanya. Gangguan tidur menyebabkan dampak terhadap kesehatan seperti meningkatnya respon terhadap stres, sakit kepala, gangguan pencernaan, hingga dampak lain terhadap kemampuan kognitif. Dampak jangka panjang seperti gangguan kardiovaskular, metabolisme, serta risiko kanker akibat meningkatnya produksi melatonin pada seseorang yang terpapar cahaya terlalu lama karena sulit tidur.
Tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) Universitas Airlangga yang diketuai oleh Fitri Almaidah dan terdiri dari empat anggota yaitu Fiqi Ervianoer, Luh Putu Ariyani, Diah Ayu Retanti, dan Puja Adi Priatna, mengembangkan sebuah produk inovasi sebagai solusi dari gangguan tidur atau insomnia yaitu SOTURU-Hydrogel Relaxant. SOTURU merupakan inovasi produk masker kompres mata dengan formula hydrogel yang memiliki aroma kulit jeruk pahit (Citrus aurantium) dan dapat memberikan efek dingin yang menyegarkan pada mata.
Penggunaan obat tidur ataupun terapi lainnya untuk mengatasi kondisi gangguan tidur atau insomnia memiliki efek samping tertentu jika digunakan dalam jangka waktu lama seperti pusing, mual, muntah, kembung, kepala pusing berputar, hingga gangguan fungsi saraf. Oleh karena itu tim dari Fakultas Farmasi (FF) Universitas Airlangga ini memilih bahan alam sebagai solusi antiinsomnia yang lebih aman yaitu ekstrak kulit jeruk pahit (Citrus aurantium). “Berdasarkan penelitian sebelumnya Jeruk Pahit (Citrus aurantium) mempunyai efek terapi, salah satunya adalah sebagai anticemas dan sedatif. Minyak atsiri dari kulit jeruk pahit mengandung linalool dan senyawa yang menghasilkan bau harum, yaitu limonena yang mempunyai efek anticemas dan sedatif. Di negara – negara Barat, minyak atsiri tersebut digunakan untuk memicu tidur dan menenangkan saluran cerna. Oleh karena itu kami memilih jeruk pahit sebagai bahan aktif dalam formula hydrogel yang kami buat” ujar Fitri. SOTURU bekerja sebagai antiinsomnia dengan cara aroma dari kulit jeruk pahit yang terhirup oleh konsumen akan mempengaruhi sistem saraf pusat dengan memberikan efek sedasi dan anti cemas. Efek ini diduga karena kandungan limonen (90%) dan linalool dalam kulit jeruk pahit.
Produk SOTURU didesain menyerupai masker penutup mata dan didalamnya terdapat hydrogel yang didesain sedemikian rupa hingga dapat mengeluarkan aroma dan memberikan efek dingin pada mata konsumen. “Kebanyakan produk masker kompres mata hanya bisa memberikan efek dingin pada mata. Namun produk SOTURU kami desain untuk memiliki aroma dan efek dingin yang menyegarkan pada mata sehingga mampu memberikan kenyamanan dan mengatasi gangguan tidur pada konsumen yang menggunakannya. Cara penggunaannya pun juga cukup mudah seperti masker penutup mata pada umumnya,” ujar Fitri lebih lanjut.
Produk SOTURU dijual dengan harga yang terjangkau yaitu Rp. 20.000 untuk setiap box yang berisi satu masker penutup mata dan lima hydrogel relaxant yang dapat diaplikasikan pada masker penutup mata. SOTURU telah dijual secara online (instagram: soturu.official, line: @chw3649y, dan email: soturu.staff@gmail.com) dan akan segera dijual di beberapa apotek dan event di Surabaya. Untuk mendapatkannya juga bisa ke Fitri Almaidah, nomor Whatsapp 083848220625.

Berita Populer