•   Senin, 18 November 2019
Surabaya

Jadi Bintang Tamu Mata Najwa, Pakde Karwo Ceritakan Sulitnya Tangani Kemiskinan Kultural

( words)
Gubernur Jatim Soekarwo saat berada di program Mata Najwa.


SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Hampir 10 tahun memimpin Jawa Timur bukan waktu yang singkat bagi Gubernur Jatim Soekarwo. Namun selama itu pula ia mengaku kesulitan menyelesaikan kemiskinan kultural yang ada di wilayahnya. Hal tersebut terungkap saat Gubernur dua periode ini menjadi salah satu bintang tamu pada acara Mata Najwa bertemakan "Indonesia Rumah Kita", di Balai Sarbini, Semanggi Plaza, Jakarta, Rabu (10/1/2018) malam. Pakde Karwo, sapaan Soekarwo mengatakan, selama memimpin Jatim yang membuatnya senang adalah ketika mampu mengubah kondisi kemiskinan kultural. Ia mencontohkan, saat itu pada pagi sekitar jam 09.00 pagi ia ketemu dengan orang yang 'cangkruk' di warung. Saat ditanya kok tidak bekerja, dijawabnya untuk apa bekerja. Ketika Pakde Karwo menyebutkan untuk dapat uang, dijawabnya ia sudah punya uang untuk makan selama dua hari Dialoq masih dilakukan untuk apa uang banyak, yang dijawab agar bahagia. "Saya sudah bahagia walo hanya punya uang untuk dua hari saja," jelas Pakde Karwo yang mengatakan kemiskinan kultural lebih sulit penanganannya. Dan dirinya senang ketika mampu merubah kondisi tsb menjadi masyarakat yang sejahtera. Selain mampu menyelesaikan kemiskinan kultural, pakde juga menjadi guberburnuang paling banyak berprestasi. Salah satu prestasi Pakde Karwo di antaranya berhasil memajukan ekonomi Jatim selama hampir dua periode kepemimpinannya bersama Wagub Saifullah Yusuf. Sementara itu, satu diantara ratusan penghargaan yang diterimanya a.l. Leadership Award dari Kementerian Dalam Negeri. Menjawab pertanyaan presenter Najwa Sihab tentang suka duka menjadi gubernur, Pakde Karwo mengatakan yang paling tidak enak saat ingin memberikan bantuan saat terjadi bencana terjadi. Ketika terjadi bencana, masyarakat mengharapkan bantuan bisa segera diberikan. Akan tetapi, untuk mengeluarkan anggaran untuk bencana aturannya banyak, sehingga harus membutuhkan waktu. “Meskipun bantuan sedikit terlambat, tim kita cepat tanggap. Setiap ada bencana, kita langsung mendatangi lokasi terjadinya bencana untuk menciptakan rasa aman dan nyaman,” ujarnya. Dengan hadir di lokasi bencana, ujar Gubernur Jatim, banyak hal yang bisa dilakukan diantaranya bisa berkomunikasi dengan warga masyarakat secara langsung. Masyarakat diajak bicara sehingga bisa mengetahui bantuan apa yang bisa dilakukan pertama kali. Sebagai contoh, saat terjadinya bencana banjir di Pacitan, pihaknya yang dibantu oleh TNI dan Polri segera turun ke lokasi bencana untuk membantu evakuasi terhadap korban. “Kehadiran di lokasi bencana membawa kesenangan tersendiri bagi mereka, kita bisa saling merangkul secara langsung para korban, walau bantuan keuangan belum keluar,” ungkapnya yang menjadikan hadirin tertawa. Selain Pakde Karwo, menjadi bintang tamu pada acara Perdana Mata Najwa ini, yaitu Wapres RI Jusuf Kalla, Kapolri Tito Karnavian, Panglima TNI Hadi Thajanto, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan Menteri Ketenagakerjaan Hanf Dhakiri. Selain itu, juga diundang empat Gubernur lainnya yaitu Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Gubernur NTB M. Zainul Majdi dan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.arf

Berita Populer