•   Jumat, 28 Februari 2020
Hukum Bisnis

Jokowi Sebut Sakit Jiwasraya Butuh Waktu Untuk Sembuh

( words)
Presiden Joko Widodo (Jokowi).


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Dikatakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), bahwa masalah yang terjadi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) ini sudah terjadi sejak lama. Karena masalahnya sudah lama terjadi, maka pengembalian dana nasabah Jiwasraya tidak bisa dilakukan dengan cepat.

"Sakit sudah lama, jadi sembuhnya tidak sehari dua hari berikan waktu kepada OJK, Menteri BUMN, Menkeu untuk selesaikan ini. Tapi kita ngomong apa adanya, membutuhkan waktu, tapi Insya Allah selesai dengan skema apa tanyakan ke menteri," jelas Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Ditanya mengenai target waktu, Jokowi menyebutkan bahwa dirinya tak mematok batas waktu bagi OJK untuk menjalankan reformasi ini.

"Nggak ada target saya selesai, yang penting selesai terutama nasabah-nasabah rakyat kecil," ucap Jokowi.

Jokowi mengaku, fokusnya dalam menginstruksikan reformasi lembaga keuangan, baik bank atau non-bank, adalah kepentingan nasabah terutama rakyat kecil.

Jokowi juga mengatakan, ke depan dia ingin adanya reformasi di sektor industri keuangan non bank, seperti asuransi dan dana pensiun. Reformasinya dari sisi pengawasan, manajemen risiko, hingga permodalan.

"Sehingga muncul kepercayaan dari masyarakat terhadap perasuransian kita artinya bisa saja UU-nya juga direvisi, karena UU Otoritas Jasa Keuangan itu 2012 sebelumnya Bappepam," kata Jokowi.

Wacana mengenai reformasi lembaga keuangan, termasuk asuransi dan dana pensiun, disampaikan presiden pertama kali saat menghadiri Pertemuan Tahunan Lembaga Jasa Keuangan Tahun 2020, Kamis (16/1) kemarin. Presiden menilai lembaga keuangan sudah lama tidak dilakukan penyegaran, lantaran reformasi terakhir dilakukan pada periode 2000-2005. Saat itu, reformasi dilakukan untuk menyesuaikan kondisi keuangan nasional pascakrisis ekonomi 1997-1998.

Berita Populer