•   Kamis, 20 Februari 2020
Ekonomi Global

Kembangkan Sayap Bisnis Lagi, Kali Ini Mencoba Pasar Search Engine

( words)
Kantor Bytedance berbasis di Beijing, SP/GGL


SURABAYAPAGI.com – Setelah wacana serius untuk ekspansi bisnis disegmen ponsel pintar, ByteDance induk TikTok berencana mengembangkan sayap bisnis teknologinya ke Search Engine untuk menantang Baidu Inc.

Domain Search engine ini bernama Toutiao Search berada dalam produk andalan perusahaan, agregator berita China Jinri Toutiao. ByteDance menolak berkomentar mengenai informasi ini, seperti dikutip dari Reuters, Senin (12/8).

Kabarnya search engine ini akan menawarkan konten dari aplikasi milik ByteDance, termasuk Jinri Toutiao, TikTok versi China, serta layanan web yang lebih luas.

Bulan lalu, ByteDance mengatakan melalui media sosial mereka ingin merekrut tenaga ahli untuk bekerja dengan tim mesin pencari dan telah mempekerjakan para pakar teknis dari Google, Baidu dan Bing.

Meski memiliki pesaing baru, Baidu mengaku tak menganggap ByteDance sebagai ancaman.

"Kami memperkirakan ada dua pemain baru yang muncul di pasar mesin pencari setiap tahun," ujar Ping Xiaoli, manajer umum Baidu. "Kami telah mendominasi pasar selama dua dekade terakhir." Dilansir dari CNBC

ByteDance yang berbasis di Beijing bergerak melampaui bisnis intinya dalam berita dan video serta layanan berbagi pesan (chatting) dan streaming musik, bersaing dengan Tencent Holdings dan perusahaan teknologi China lainnya.

Berita Populer