•   Kamis, 21 November 2019
Perbankan

Likuiditas Ketat, DPK Bank Mandiri Hanya Tumbuh Lima Persen

( words)
Paparan kinerja Bank Mandiri kuartal II-2019 di Ruang Rapat Besar, Plaza Mandiri.


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyebutkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang masih terbilang rendah, disebabkan karena masih ketatnya likuditas di pasar.

Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunadi mengatakan, secara year on yeay pertumbuhan DPK Bank Mandiri masih rendah di level 5 persen. Padahal hingga akhir tahun target pertumbuhannya sebesar 9 persen-10 persen.

"Lebih ke likuiditas yang ketat. Tapi belakangan kan sudah diberikan kelonggaran GWM 0,5persen jadi likuiditas di market makin banyak," kata Hery di Plaza Mandiri, Jakarta, Kamis 918/7).

Dia menjelaskan, tingginya tingkat suku bunga acuan justru mendorong aliran dana masuk ke perbankan melalui deposito, ketimbang dana murah. Untuk mendorong masuknya dana murah, Bank Mandiri mendorong adanya peningkatan transaksi.

Beberapa langkah lainnya yang dilakukan untuk peningkatan DPK adalah dengan mendorong pertumbuhan tabungan bisnis yang menargetkan nasabah di pusat dagang.

Selanjutnya adalah tabungan pay roll dengan departemen, yang memungkinkan untuk meningkatkan tabungannya. Lalu meningkatkan agen banking di daerah-daerah yang belum memiliki cabang, terutama di daerah pedesaan. Jkt/ff

Berita Populer